BREN, DSSA dan KPIG, Masuk 5 Saham Top Losers Pekan Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan ini (20-24 April 2026) mengalami penurunan, dari 7.594,111 ke level 7.129,490. Sementara kapitalisasi pasar bursa pada Jumat (24/6/2026) tercatat sebesar Rp12.761.006 triliun, turun dari Rp13.559.309 triliun, Senin (20/4/2026).

Seiring penurunan IHSG, terdapat 5 saham mencatat penurunan harga terbesar atau top losers pada pekan ini. Adapun 5 saham emiten terbesar di Top Losers pekan ini (20-24 April 2026) adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), PT Widodo Makmur Ungga Tbk (WMUU), dan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG).

Menurut data RTI Business, dalam sepekan harga saham DSSA turun Rp1.030 atau melemah 31,40% menjadi Rp2.250 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 311,2 juta unit senilai Rp893,1 miliar. Frekuensi transaksi saham DSSA sebanyak 83.488 kali. Net foreign sell (NFS) di saham DSSA tercatat Rp67,8 miliar.

Posisi kedua, ditempati oleh saham BREN yang melemah Rp1.395 atau turun 22,06% menjadi Rp4.930 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 175,6 juta unit senilai Rp1,1 triliun. Frekuensi transaksi saham BREN sebanyak 61.719 kali. Net foreign buy (NFB) di saham BREN tercatat Rp222,8 miliar.

Berikut, saham AGRO turun Rp38 atau tergerus 16,52% menjadi Rp192 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 745,7 juta unit senilai Rp168,6 miliar dengan frekuensi sebanyak 55.487 kali. Net foreign buy (NFB) di saham AGRO tercatat sebesar Rp2,6 miliar.

Keempat diduduki saham WMUU yang melemah Rp14 atau turun 15,56% menjadi Rp76 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 8,2 miliar unit senilai Rp716,4 miliar. Frekuensi transaksi saham WMUU sebanyak 243.108 kali. Net foreign sell (NFS) di saham WMUU tercatat sebesar Rp5,7 miliar.

Terakhir (kelima), saham KPIG melorot Rp21 atau turun 15,22% menjadi Rp117 per saham. Volume saham yang ditransaksikan sebanyak 895,9 juta unit senilai Rp114,3 miliar dengan frekuensi sebanyak 36.434 kali transaksi. Net foreign sell (NFS) di saham KPIG senilai Rp5,9 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Resmi Jadi Pengendali Baru,  Graha Inti Guna Persada Siap Tender Wajib Saham INPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS)...

Prodia Widyahusada (PRDA) Guyur Dividen Rp162,683 per Saham pada 22 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berencana membagikan...

Dapat Restu RUPS, Pyridam Farma (PYFA) Gelar Right Issue 5,7 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pyridam Farma  Tbk (PYFA) telah mendapatkan persetujuan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru