BEI Pantau Ketat Transaksi Dua Saham Emiten, Resmi Masuk Radar UMA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi ketat pergerakan dua saham emiten karena aktivitas transaksi yang tidak wajar. Kedua saham tersebut adalah PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC) dan PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK).

Otoritas bursa memasukkan RCCC dan PKPK ke dalam kategori Unusual Market Activity (UMA). Mulyana, P.H., Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI menyampaikan pengumuman ini dalam keterbukaan informasi.

“Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang undangan di bidang Pasar Modal,” ujar Mulyana, dikutip Senin (27/4/2026).

Saham RCCC masuk radar pantauan akibat adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar. Pergerakan saham ini dinilai di luar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya.

Informasi terakhir mengenai RCCC dipublikasikan pada 6 April 2026. Laporan tersebut berisi mengenai registrasi pemegang efek bulanan perusahaan.

Sementara itu, saham PKPK terkena UMA akibat peningkatan harga yang di luar kebiasaan. BEI mencatat informasi terakhir emiten ini pada 24 April 2026. Saat itu, manajemen PKPK memberikan penjelasan atas volatilitas transaksi saham mereka.

Terkait kondisi ini, BEI sedang melakukan pencermatan mendalam. “Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut,” tulis Mulyana dalam pengumumannya.

Investor diharapkan memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa. Pelaku pasar juga perlu mencermati kinerja emiten beserta keterbukaan informasinya.

Langkah pengkajian kembali rencana aksi korporasi sangat penting bagi investor. Terutama jika rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Investor wajib mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari. Keputusan investasi harus diambil secara matang setelah menimbang risiko yang ada.

Harga Saham

Pada perdagangan 24 April 2026, harga saham RCCC ditutup stagnan pada level Rp107. Perubahan harga tercatat 0 (0,00%). Harga pembukaan berada di angka Rp109.

Saham RCCC sempat menyentuh level tertinggi Rp113 dan terendah Rp103. Volume perdagangan mencapai 13,96 juta saham. Kapitalisasi pasar RCCC kini berada di posisi Rp84,26 miliar.

Saham PKPK menunjukkan tren berbeda dengan kenaikan Rp280 atau melonjak 9,12%. Harga terbaru berada pada level Rp3.350 per saham. Sebelumnya, saham ini dibuka pada harga Rp3.150.

Level tertinggi harian mencapai Rp3.430 dan terendah Rp3.020. Volume perdagangan PKPK tercatat sebesar 9,50 juta saham. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar PKPK menyentuh Rp4,02 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Awal Perdagangan, IHSG Naik 1,05% ke 7.204,237 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Harga Melejit Signifikan, BEI Gembok Saham Ini Mulai Sesi Pertama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan...

IHSG Berpeluang Rebound Terbatas, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada CUAN dan TPIA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru