STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) mengumumkan pihaknya berencana untuk melakukan penjualan kembali sebanyak 253.656.900 lembar saham hasil pembelian kembali (tresuri) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali saham Perseroan dengan cara penjualan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut akan dilakukan dengan berpedoman pada ketentuan pasal 17 huruf (a) POJK No. 30/2017.
Corporate Secretary POWR Rani Maheswari Miraza dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Kamis 30 April 2026 mengemukakan, penjualan saham treasuri akan dilakukan pada tanggal 14 Mei 2026 sampai dengan selesai.
Rani mengatakan, Perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas untuk melakukan penjualan saham tresuri Perseroan tersebut. Adapun pengalihan akan dilakukan pada harga sebagaimana diatur berdasarkan POJK No. 29/2023.
Seperti diketahui, sejak tanggal 25 Oktober 2018 sampai dengan 15 Juni 2020, Perseroan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 346.017.000 saham. Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan telah mengalihkan Saham Treasuri sebanyak 110.360.100 saham yang dilakukan dalam rangka pelaksanaan pembayaran sebagian saham bonus kepada karyawan dalam bentuk saham.
Penjualan saham tresuri ini sebagaimana disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan. Sehingga jumlah Saham Treasuri yang tersisa pada tanggal Keterbukaan Informasi ini adalah sebanyak 235.656.900 lembar saham
Hingga pukul 10.20 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis April 2026, saham POWR terpantau di posisi Rp730 per unit, turun sebesar 1,35% dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp740 per unit. Jika dibandingkan antara harga 31 Maret 2026 di level Rp720 per unit terhadap harga penutupan kemarin, maka harga saham POWR telah meningkat sebesar 2,77%. (konrad)
