spot_img

PSG Cetak Sejarah di Budapest, Pertahankan Gelar Juara Liga Champions

STOCKWATCH.ID (BUDAPEST) – Paris Saint-Germain (PSG) mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tim terbaik di Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar Liga Champions secara berturut-turut.

Mengutip BBC, klub asal Prancis itu mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 di Budapest, Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu sebelum ditentukan melalui adu penalti.

Keberhasilan tersebut melanjutkan kesuksesan PSG musim lalu ketika mereka menghancurkan Inter Milan dengan skor 5-0 pada final di Munich.

Dengan kemenangan ini, PSG menjadi tim kedua yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions dalam era modern, sekaligus menyamai pencapaian Real Madrid yang meraih tiga gelar beruntun pada periode 2016 hingga 2018. Dalam 71 tahun sejarah kompetisi, PSG menjadi klub ke-10 yang berhasil menjuarai turnamen ini dalam dua musim berturut-turut.

“Saya campur aduk. Ada rasa gembira dan lelah. Semuanya ada. Tapi ini adalah momen terbaik musim ini. Kami masih juara, dua kali berturut-turut. Ini luar biasa,” kata Manajer PSG, Luis Enrique.

Hampir seluruh pemain inti PSG pada final kali ini merupakan bagian dari skuad juara musim lalu. Sebanyak 10 pemain starter saat menghadapi Arsenal juga tampil sejak awal ketika mengalahkan Inter Milan pada final tahun sebelumnya.

Satu-satunya wajah baru adalah kiper Matvey Safonov yang menggantikan Gianluigi Donnarumma setelah penjaga gawang asal Italia tersebut pindah ke Manchester City pada musim panas lalu.

Dalam dua musim terakhir, tim asuhan Enrique mendominasi berbagai kompetisi. PSG berhasil merebut delapan dari 10 trofi yang tersedia sejak awal musim lalu. Mereka hanya gagal meraih gelar Piala Dunia Antarklub musim panas lalu dan Piala Prancis musim ini.

“Malam ini PSG membuat sejarah. Musim lalu selalu spesial. Tapi saya pikir mereka lebih menikmati gelar ini karena mereka harus berjuang keras dan bangkit,” ujar jurnalis sepak bola Eropa, Julien Laurens.

Menurut Laurens, keberhasilan meraih gelar Liga Champions secara beruntun menempatkan PSG dalam kelompok klub elite dunia.

Musim ini, PSG menjadi tim paling produktif di kompetisi dengan torehan 45 gol. Mereka juga mencatat rata-rata penguasaan bola tertinggi sebesar 60,5%.

Bagi Enrique, gelar ini merupakan trofi Liga Champions ketiganya sebagai pelatih. Ia kini sejajar dengan Bob Paisley, Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane yang juga pernah memenangkan kompetisi tersebut sebanyak tiga kali.

Enrique sebelumnya mengangkat trofi Liga Champions bersama Barcelona pada musim 2014-2015.

Menariknya, pelatih asal Spanyol itu sempat menolak tawaran PSG ketika pertama kali dihubungi pada Juli 2023. Saat itu, ia belum tertarik menangani tim yang identik dengan kumpulan pemain bintang.

“Dia dijanjikan bisa mengubah budaya klub. Pertanyaannya bukan lagi bagaimana memenangkan Liga Champions. Pertanyaannya adalah jenis sepak bola apa yang diinginkan? Jawabannya adalah sepak bola menyerang dan menarik,” ungkap jurnalis Guillem Balague.

Kepergian Kylian Mbappe ke Real Madrid pada 2024 justru dinilai membuat permainan PSG lebih seimbang. Pada musim pertama tanpa Mbappe, PSG mampu mencetak 44 gol lebih banyak dibanding sebelumnya.

Enrique mengedepankan permainan kolektif dibanding ketergantungan terhadap satu pemain.

“Semua orang bermain sebagai tim. PSG adalah tim dengan kartu kuning paling sedikit di liga top Eropa. Enrique lebih suka lima pemain mencetak 10 gol daripada satu pemain mencetak 50 gol. Musim ini PSG memiliki 20 pencetak gol berbeda. Ini pendekatan kolektif,” kata Balague.

PSG juga menyamai rekor gol terbanyak dalam satu edisi Liga Champions dengan koleksi 45 gol. Rekor tersebut sebelumnya dibukukan Barcelona pada musim 1999-2000.

Kesuksesan ini sekaligus mengukuhkan PSG sebagai klub Prancis tersukses di Liga Champions, melampaui Marseille yang hanya memiliki satu gelar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Gabriel Gagal di Adu Penalti, Mimpi Arsenal Juara Liga Champions Buyar

STOCKWATCH.ID (BUDAPEST) – Paris St-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar...

Arsenal Gagal Angkat Trofi Liga Champions, Arteta Langsung Susun Kekuatan Baru

STOCKWATCH.ID (BUDAPEST) – Arsenal harus mengubur mimpi meraih trofi...

Kontroversi Politik Warnai HUT AS ke-250, Sejumlah Musisi Top Dunia Mundur dari Festival

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON DC) – Sederet musisi papan atas dunia...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru