STOCKWATCH.ID (FUYANG) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik rontok berjamaah pada penutupan perdagangan Kamis (4/6/2026). Para investor merespons negatif meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Situasi ini memicu kekhawatiran melambungnya harga minyak serta lonjakan inflasi global.
Mengutip CNBC International, pergerakan pasar hari Kamis mengikuti jejak Wall Street yang terkoreksi semalam. Konflik terbaru pecah setelah Bandara Internasional Kuwait diserang oleh Iran pada Rabu pagi. Aksi tersebut terjadi sehari setelah Komando Pusat AS menghancurkan berbagai rudal balistik serta drone milik Iran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan kesiapan pihaknya menghadapi eskalasi tersebut. Ia menyatakan Israel dan AS siap menyerang Iran kembali jika diperlukan.
“Israel siap dan pasukan AS juga siap. Saya pikir Iran harus mempertimbangkan hal itu. Menurut saya mereka sedang mempertimbangkannya, tapi mereka sedang bermain api,” ujar Netanyahu.
Indeks Kospi Korea Selatan ditutup merosot 1.84% ke level 8.639,41. Di sisi lain, indeks Kosdaq yang fokus pada saham kapitalisasi kecil justru melesat 2.31% ke posisi 1.049,73. Aktivitas perdagangan ini bergulir kembali setelah pasar sempat libur.
Bursa Jepang juga tertekan cukup dalam. Indeks Nikkei 225 turun 1.36% ke level 67.470,69. Padahal, indeks ini baru saja mencetak rekor tertinggi pada sesi sebelumnya. Indeks Topix ikut melemah 1.11% ke posisi 3.951,85.
Saham SoftBank Group menjadi sorotan setelah anjlok lebih dari 10%. Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual masif pada saham-saham teknologi di Asia.
Kondisi serupa melanda bursa Australia. Indeks S&P/ASX 200 terpangkas 1.88% dan berakhir di posisi 8.686,10.
Pasar saham China daratan tidak luput dari koreksi. Indeks CSI 300 melemah 0.69% ke level 4.904,75. Indeks Hang Seng di Hong Kong juga kehilangan 1.31% pada jam terakhir perdagangan sore.
Di India, indeks Nifty 50 bergerak mendatar dengan penguatan sangat tipis. Sementara itu, indeks BSE Sensex terpantau stagnan tanpa perubahan berarti.

