STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Direksi PT Bank Victoria International (BVIC) melaporkan bahwa masa Penawaran Umum Berkelanjutan V Obligasi PT Bank Victoria International Tbk Tahap I Tahun 2026 telah selesai dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2026.
Hasilnya, jumlah Pokok Obligasi adalah sebesar Rp600 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun. Ini lebih rendah dari rencana penawaran sebelumnya sebesar Rp800 miliar. Â Obligasi BVIC tersebut berjangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2026. Sedangkan pmbayaran bunga obligasi terakhir akan dibayarkan bersamaan dengan pelunasan Pokok Obligasi pada tanggal jatuh tempo yaitu tanggal 1 Juli 2029. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Selanjutnya, menurut Direksi, obligasi V Â BVIC tahap I tahun 2026 akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada, hari ini, Kamis tanggal 2 Juli 2026. Obligasi BVIC tersebut merupakan bagian dari penawaran umum obligasi berkelanjutan V senilai total Rp2,5 triliun.
Dana dari hasil penawaran umum obligasi tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian kredit.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi V BVIC Tahap I Tahun 2026 adalah PT Victoria Sekuritas, dan PT Bank Mega Tbk (MEGA sebagai wali amanat. Obligasi BVIC telah mendapatkan peringkat idA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 10 Maret 2026 sampai dengan 1 Maret 2027.

