spot_img

11 Emiten Gelar Cum Date Dividen Hari Ini, DLTA Paling Jumbo

STOCKWATCH (JAKARTA) – Sebanyak 11 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadwalkan batas akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen atau cum date pada hari ini, Jumat, 3 Juli 2026. Para investor yang ingin mendapatkan hak atas pembagian keuntungan tersebut perlu memperhatikan jadwal perdagangan pada pasar reguler dan negosiasi.

Akumulasi nilai dividen per saham dari 11 perusahaan tersebut mencapai Rp 320,05. Seluruh emiten ini memiliki tanggal cum dividen yang sama di pasar reguler dan negosiasi, yakni 3 Juli 2026. Sementara itu, cum dividen pada pasar tunai jatuh pada 7 Juli 2026.

Berikut daftar emiten yang memasuki masa cum date hari ini berdasarkan nilai dividen per saham:

PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) membagikan dividen paling besar senilai Rp 181. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) menyusul dengan pembagian Rp 83 per saham. Selanjutnya, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) memberikan Rp 26 per saham.

PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) mengumumkan pembagian Rp 13,28 per saham. PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) dan PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) kompak membagikan Rp 4 per saham. PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) membagikan Rp 3 per saham.

PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) akan membagikan Rp 2,14 per saham. Sementara itu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menetapkan nilai Rp 1,63 per saham. Dua emiten lainnya, PT GTS Internasional Tbk (GTSI) dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) masing-masing membagikan Rp 1 per saham.

Jadwal pembayaran dividen ini terbagi dalam beberapa waktu. BBHI dan CSIS akan membayarkan dividen pada 15 Jul 2026. Kelompok pembayaran pada 24 Juli 2026 terdiri atas GTSI, LSIP, DLTA, PART, dan APII.

SIMP menjadwalkan pembayaran pada 28 Juli 2026. Terakhir, pembayaran pada 29 Juli 2026 dilakukan oleh CBPE, CSAP, dan BRPT.

Bagi investor yang terlewat pada hari ini, periode ex dividen atau perdagangan tanpa hak dividen akan dimulai pada 6 Juli 2026 di pasar reguler dan negosiasi. Tanggal penentuan pemegang saham yang berhak atau recording date jatuh pada 7 Juli 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Perkuat Jaringan Ritel, Matahari Putra Prima Akuisisi Properti Rp 780 Miliar di 5 Kota

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA)...

Ekspansi Emiten Prajogo Pangestu: Anak Usaha CUAN Suntik USD 90 Juta ke Armada Maritim Persada

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melaporkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru