spot_img

Transaksi Afiliasi Chandra Asri (TPIA): Perbesar Pinjaman Anak Usaha & Opsi Konversi Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan amandemen perjanjian pinjaman afiliasi melalui anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi (CDI). Langkah strategis ini mencakup peningkatan plafon pinjaman serta penambahan hak konversi saham pada dua entitas lainnya.

Amandemen kesepakatan tersebut ditandatangani para pihak pada 30 Juni 2026. Emiten berkode saham TPIA ini melibatkan Aster Port and Terminal Pte. Ltd. (APT) dan Aster Power Pte. Ltd. (APPL) dalam transaksi tersebut.

Nilai fasilitas pinjaman untuk APT kini naik menjadi maksimal USD 87,450,000 dari semula USD 80,000,000. Sementara itu, plafon kredit untuk APPL meningkat menjadi maksimal USD 64,800,000 dari sebelumnya USD 60,000,000.

TPIA menyisipkan klausul baru yang krusial dalam kesepakatan ini. CDI kini memiliki hak mengonversi sebagian atau seluruh jumlah fasilitas pinjaman yang terutang menjadi saham pada APT dan APPL. Hak konversi ini berlaku setiap saat atau sebelum tanggal 31 Desember 2026.

Kepemilikan saham CDI pada APT setelah pelaksanaan konversi dipatok tidak akan melebihi 16.5% dari total modal ditempatkan dan disetor. Untuk APPL, jatah kepemilikan saham CDI dibatasi maksimal sebesar 20%.

Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Suwendho Rinaldy dan Rekan (SRR) telah melakukan evaluasi terhadap rencana ini. Penilai independen tersebut menyimpulkan transaksi ini wajar.

Berdasarkan laporan penilaian per 31 Desember 2025, nilai pasar 100% saham APPL mencapai USD 315,521 ribu atau setara Rp 5,295,067 juta. Sedangkan nilai pasar 100% saham APT menembus USD 503,746 ribu atau setara Rp 8,453,867 juta.

Transaksi ini masuk dalam kategori transaksi afiliasi. Ketiga entitas tersebut berada di bawah kendali pihak yang sama, yaitu Prajogo Pangestu. Selain itu, terdapat kesamaan pengurus di jajaran manajemen perusahaan-perusahaan tersebut.

Erri Dewi Riani, General Manager of Legal & Corporate Secretary TPIA, mengonfirmasi kabar ini melalui surat kepada otoritas bursa. Penandatanganan amendemen dilakukan untuk mencerminkan kesepakatan terkini antara para pihak.

Direksi dan Dewan Komisaris TPIA menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran informasi yang disampaikan.

“Sepanjang pengetahuan dan keyakinan mereka tidak ada fakta penting yang tidak diungkapkan atau dihilangkan dalam keterbukaan informasi ini sehingga menyebabkan informasi yang diberikan menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan,” tulis manajemen TPIA dalam dokumen penjelasan.

Dana pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha sehari-hari dan pengembangan bisnis. APT fokus pada sektor pelabuhan dan terminal. Sedangkan APPL bergerak di bidang ketenagalistrikan serta energi terbarukan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dukung Smelter KAI, Emiten Boy Thohir (ADRO) Jamin Transaksi Hedging USD 100 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)...

Perkuat Investasi, Pengendali Borong 1,03% Saham Wilton Makmur Indonesia (SQMI)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Wilton Resources Holding Pte, Ltd, pemegang saham...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru