spot_img

Perkuat Modal Kerja, KDB Tifa Finance (TIFA) Raih Pinjaman Baru Rp400 Miliar dari Hana Bank

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) memperoleh fasilitas pinjaman baru senilai Rp400 miliar dari PT Bank KEB Hana Indonesia. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat modal kerja perseroan guna meningkatkan kapasitas penyaluran pembiayaan kepada para debitur.

Perseroan mengungkapkan, fasilitas tersebut diperoleh melalui Perjanjian Kredit Working Capital Installment (WCI) – Uncommitted yang ditandatangani kedua belah pihak pada 03 Juli 2026.

Dalam keterbukaan informasi ke BEI, Senin (06/7/2026), manajemen TIFA mengemukakan, nilai transaksi mencapai Rp400 miliar. Ini setara 32,83% dari total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025. Nilai tersebut membuat transaksi masuk kategori transaksi material sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020.

Meski begitu, Perseroan tidak wajib memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ketentuan tersebut berlaku karena fasilitas yang diterima merupakan pinjaman langsung dari bank dalam negeri. “Tambahan pendanaan dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan bisnis pembiayaan sekaligus memperkuat likuiditas perusahaan, tulis manajemen TIFA.

Menurut manajemen TIFA, alasan dilakukannya transaksi ini adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan tambahan modal kerja Perseroan. “Kami memilih PT Bank KEB Hana Indonesia sebagai kreditur baru setelah mempertimbangkan suku bunga yang kompetitif, struktur fasilitas pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan Perseroan, serta komitmen KEB Hana dalam mendukung kebutuhan pendanaan Perseroan,” tulis manajemen TIFA.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan auditan tahun buku 2025, TIFA membukukan total aset sebesar Rp2,04 triliun, total liabilitas Rp822,33 miliar, total ekuitas Rp1,22 triliun, serta laba bersih Rp66,31 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

DAAZ Tambah Pinjaman Rp48,493 Miliar ke Anak Usaha Untuk Pembangunan Kapal Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) melaporkan...

Dipicu Sederet Saham Ini, IHSG di Akhir Sesi I Turun 0,18% ke 5.864,968

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Tekanan jual masih mendominasi pasar saham di Bursa...

BEI Luncurkan Fitur Repo SBSN di SPPA, Bidik Peningkatan Likuiditas Pasar Surat Utang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru