spot_img

IHSG Sesi I Menguat 0,46% ke 5.943,532, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Hijau

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Selasa (07/7/2026), di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 12.00 WIB, IHSG naik 27,462 poin atau 0,46% ke level 5.943,532. Penguatan ini melanjutkan tren positif setelah indeks dibuka menguat pada pagi hari.

Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak di rentang 5.890,441 hingga 5.954,350. Indeks dibuka di level 5.933,574 sebelum sempat menyentuh posisi tertinggi harian di 5.954,350.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Volume transaksi mencapai 12,679 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp5,049 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 997.815 kali.

Sentimen positif juga tercermin dari pergerakan saham. Sebanyak 366 saham menguat, 235 saham melemah, sedangkan 179 saham ditutup tidak berubah.

Saham-saham yang menguat di sesi I hari ini di antaranya adalah ASII naik 2,30% jadi Rp4.890 per unit. BBCA naik 0,82% jadi Rp6.175, AMMN naik 4,06% jadi Rp3.590, CUAN naik 1,63% jadi Rp625, BBNI naik 1,52% jadi Rp3.330, dan BBRI naik 1,43% jadi Rp2.830 per saham.

Sedangkan harga saham BREN turun 0,87% jadi Rp3.410 per unit. BMRI turun 0,50% jadi Rp4.010, BUMI turun 0,71% jadi Rp140, DEWA turun 1,26% jadi Rp314, UNVR turun 0,56% jadi Rp1.760, dan TLKM turun 1,21% ke harga Rp2.450 per saham.

Pergerakan IHSG yang bertahan di zona hijau hingga jeda siang menunjukkan minat beli investor masih cukup terjaga, meski pasar tetap mencermati perkembangan sentimen global dan domestik yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan pada sesi II.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur Argha Karya (AKPI) Henry Liem Divestasi Saham Perusahaan Sendiri, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Henry Liem,  Direktur Argha Karya  Prima Industry...

BNI Hentikan Buyback Saham Tahun 2026, Simak Alasan Manajemen Perseroan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) telah...

Bidik India dan Filipina, Niramas Utama (JELI) optimistis penjualan tumbuh 26% pada 2026.

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Niramas Utama Tbk (JELI) langsung...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru