spot_img

Laba Bersih ARNA Tumbuh 8,02% Jadi Rp223,93 Miliar pada Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Produsen keramik nasional ini mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp223,93 miliar pada semester I 2026, tumbuh 8,02% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp206,65 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026 yang diumumkan, Senin 20 Juli 2026, pertumbuhan lab aini didukung oleh penjualan bersih Perseroan  mencapai Rp1,53 triliun, meningkat 7,50% dibandingkan semester I 2025 sebesar Rp1,42 triliun.

Seiring kenaikan penjualan, beban pokok penjualan juga meningkat 6,7% menjadi Rp1,05 triliun dari Rp985,92 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, emiten produsen keramik ini berhasil membukukan laba kotor Rp478,23 miliar. pada semester I 2026, meningkat 9,28% dibandingkan  Rp437,58 miliar di semester I 2025.

Dari sisi operasional, laba usaha Arwana mencapai Rp288,35 miliar, naik dari Rp223,93 miliar pada semester I 2025. Kenaikan tersebut didukung oleh pertumbuhan penjualan dan efisiensi sejumlah pos biaya.

Beban penjualan tercatat Rp135,30 miliar, sedangkan beban umum dan administrasi mencapai Rp46,05 miliar. Perseroan juga membukukan rugi selisih kurs neto sebesar Rp1,37 miliar.

Di sisi lain, ARNA memperoleh laba penjualan aset tetap sebesar Rp232,81 juta serta pendapatan lain-lain senilai Rp6,48 miliar.

Pada pos keuangan, pendapatan keuangan neto tercatat Rp4,03 miliar. Sementara itu, beban keuangan sebesar Rp12,79 miliar. Adapun beban pajak penghasilan neto sebesar Rp59,50 miliar, terdiri atas beban pajak kini Rp58,13 miliar dan beban pajak tangguhan Rp1,37 miliar

Kondisi tersebut mendorong laba sebelum pajak penghasilan ARNA tumbuh 29,8% menjadi Rp279,59 miliar pada semester I 2026, dari Rp215,40 miliar pada semester I 2025.

Dari sisi neraca keuangan, ARNA mencatat total asset sebesar Rp2,78 triliun per Juni 2026, turun tipis dari Rp2,88 triliun per Desember 2025. Adapun jumlah liabilitas den ekuitas emiten produsen keramik ini, masing-masing sebesad Rp961,95 miliar dan Rp1,82 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan Tol Meningkat, Laba Marga Lingkar Jakarta (MLJK) Tumbuh 5,66% di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Marga Lingkar Jakarta (MLJK) mengantongi...

Perangi Scam dan Judi Online, BRI, PERBANAS, OJK dan Komdigi Perkuat Sinergi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) bersama Otoritas...

Keluar dari Zona Rugi, FASW Bukukan Laba Bersih Rp87,66 Miliar di Semester I 2026,

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru