spot_img

Kantongi Rp114,3 Miliar dari Rights Issue, Begini Rencana Strategis RMKO ke Depan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) berhasil merampungkan pelaksanaan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp114,3 miliar.

Emiten jasa pendukung pertambangan dengan infrastruktur terintegrasi itu menyebut keberhasilan rights issue didukung penuh oleh PT RMK Investama (RMKI) selaku pemegang saham utama serta partisipasi pemegang saham lainnya. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat posisi likuiditas perseroan guna mendukung kegiatan operasional yang sedang berjalan.

Direktur Utama PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk, William Saputra, mengapresiasi dukungan para pemegang saham terhadap prospek perseroan.

“Kami mengapresiasi kepercayaan para pemegang saham terhadap prospek RMKO melalui partisipasi pada Rights Issue I ini. PT RMK Investama (RMKI), selaku pemegang saham utama Perseroan, telah melaksanakan seluruh haknya sebanyak 308.564.114 HMETD dengan total nilai sebesar Rp108,0 miliar. Hal ini menunjukkan kepercayaan dan dukungan kuat dari pemegang saham utama terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang RMKO,” ujar William di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Direktur Keuangan RMKO, Elbert, mengatakan dana yang diperoleh dari rights issue menjadi tonggak penting bagi perseroan untuk menjaga keberlanjutan operasional dan memenuhi permintaan jasa pertambangan yang terus meningkat.

“Total perolehan dana dari Rights Issue I ini sebesar Rp114,3 miliar, pendanaan ini merupakan tonggak penting bagi Perseroan untuk menjaga keberlanjutan operasional dan memenuhi permintaan jasa pertambangan yang terus tumbuh. Dengan struktur modal kerja yang lebih kuat, kami optimis dapat mengeksekusi proyek-proyek infrastruktur pertambangan terintegrasi dengan lebih efisien dan andal,” kata Elbert.

Elbert menambahkan, setelah rights issue rampung, perseroan akan terus fokus memperkuat fundamental bisnis dan meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Dengan rampungnya rights issue I ini, RMKO akan terus fokus pada penguatan fundamental bisnis serta peningkatan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan komitmen Perseroan dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik,” tutur Elbert.

Sebagai informasi, RMKO didirikan pada 2017 dengan nama PT Rantai Mulia Kontraktorindo dan berganti nama menjadi PT Royaltama Mulia Kontraktorindo pada 2022. Perseroan bergerak di bidang jasa pendukung pertambangan, penyewaan alat berat, serta jasa konstruksi dengan kompetensi pada bisnis batubara terintegrasi.

Dengan pengalaman grup lebih dari 15 tahun di sektor batubara, RMKO menyediakan solusi terintegrasi mulai dari persiapan infrastruktur, jasa pertambangan, reklamasi lahan, hingga logistik batubara, termasuk pembangunan jalan, crushing, dan pemuatan melalui Train Loading System (TLS). Perseroan juga menawarkan layanan penyewaan alat berat untuk berbagai sektor.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Purnomo Investama Borong 3,72 Juta Lembar Saham BIRD, Kepemilikan Tembus 2%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Purnomo Investama, telah menambah kepemilikan saham PT...

Tunggal Jaya Investama Borong 400 Ribu Saham IMPC, Porsi Kepemilikan Tetap 37,89%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Salah satu pemegang saham PT Impack Pratama...

Kena Notasi UMA, KOKA Sebut Lonjakan Harga Saham Murni Sentimen Pasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) menegaskan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru