spot_img

Bursa Saham China dan Hong Kong Melaju, Indeks Kospi Korea Selatan Malah Anjlok 4,5%

STOCKWATCH.ID (HONG KONG) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Senin (20/7/2026). Pasar saham China dan Hong Kong mencatatkan penguatan.  Di sisi lain, bursa Korea Selatan justru jatuh sangat dalam.

Mengutip CNBC, indeks CSI 300 di China daratan ditutup naik 1,5% ke level 4.598,32.  Kenaikan ini didorong oleh sentimen positif dari rencana pencatatan saham salah satu perusahaan besar.

Saham Zhongji Innolight sempat melonjak hingga 8%. Saham tersebut akhirnya berakhir menguat 2,5% pada hari itu.  Lonjakan ini terjadi setelah Zhongji Innolight mendapat persetujuan untuk melantai di bursa Hong Kong.  Langkah ini diperkirakan menjadi salah satu aksi korporasi terbesar di kota tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Indeks Hang Seng di Hong Kong juga merangkak naik 2,1% pada jam terakhir perdagangan Senin. Saham raksasa teknologi Alibaba ikut terkerek naik 3,7%. Penguatan saham Alibaba menyusul peluncuran awal model unggulan Qwen 3.8 Max pada hari Minggu.

Nasib berbeda dialami oleh bursa Korea Selatan yang berakhir di zona merah.  Indeks Kospi menutup sesi perdagangan Senin dengan anjlok 4,5% ke posisi 6.516,27. Sementara itu, indeks Kosdaq yang mencakup saham-saham kecil turun lebih dalam sebesar 5,3% ke level 749,64.

Penurunan tajam pada indeks Kospi memicu Bursa Efek Korea mengaktifkan fitur sell-side sidecar.  Kebijakan ini menghentikan sementara perdagangan program untuk meredam gejolak pasar.

Saham-saham kelas berat seperti Samsung dan SK Hynix masing-masing merosot 4,3% dan 4,2%. Kejatuhan dua raksasa teknologi ini terjadi di tengah penurunan sektor cip yang berkepanjangan.

Saham Hyundai Motor juga tidak berdaya dan jatuh 6,1%. Penurunan ini terjadi setelah muncul laporan pekan lalu mengenai rencana serikat pekerja otomotif memperpanjang aksi mogok kerja parsial.

Di Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 ditutup relatif datar. Indeks ini turun tipis 0,06% ke posisi 8.791,30.

Sementara itu, pasar saham Jepang tidak melakukan perdagangan pada Senin karena libur nasional.

Di kawasan Asia lainnya, indeks Nifty 50 India melemah 0,39% ke level 24.238,50. Indeks KLCI Malaysia turun 0,53% menjadi 1.722,29. Sebaliknya, indeks SET Thailand naik 0,42% ke posisi 1.646,00. Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia menguat 0,91% dan ditutup di level 6.231,78.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ketegangan AS-Iran Kerek Harga Minyak Dunia, Wall Street Kompak Melemah

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Mayoritas Bursa Saham Eropa Ditutup Melemah, FTSE 100 Inggris Anjlok 0,71%

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada...

Saham Chip Tumbang dan Konflik AS-Iran Memanas, Wall Street Parkir di Zona Merah

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru