STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Remala Abadi Tbk (DATA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait perubahan komposisi pemegang saham dan fasilitas pinjaman material. Emiten penyedia jasa internet ini kini berada di bawah kendali PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).
Direktur Utama DATA, Agus Setiono menyampaikan perseroan bukan merupakan pihak dalam transaksi jual beli saham antara Verah Wahyudi Singgih Wong, PT Iforte Solusi Infotek, dan Protelindo pada 13 Juli 2026. Alhasil, manajemen tidak memiliki informasi mendalam mengenai latar belakang transaksi tersebut.
Meski terjadi perubahan komposisi pemegang saham, Agus menegaskan tidak ada perubahan pengendali. Perseroan tetap dikendalikan oleh PT Sarana Menara Nusantara Tbk melalui Protelindo.
“Transaksi di atas tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap strategi bisnis dan arah pengembangan usaha Perseroan,” ujar Agus dalam keterbukaan informasi, dikutip Minggu (26/7/2026).
Agus menambahkan, DATA akan melanjutkan integrasi bisnis dengan Grup Protelindo. Langkah ini bertujuan memperkuat posisi perusahaan di sektor infrastruktur telekomunikasi. Integrasi dilakukan dengan memperluas penetrasi layanan residensial dan korporasi memanfaatkan jaringan kabel optik milik Grup Protelindo.
Selain soal saham, DATA juga mengungkap rincian fasilitas pinjaman dari tiga bank besar, yaitu PT Bank Permata Tbk, PT Bank QNB Indonesia Tbk, dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Menariknya, Protelindo bertindak sebagai pemberi jaminan perusahaan (corporate guarantee) untuk seluruh fasilitas tersebut.
Dukungan Protelindo sebagai pengendali memudahkan DATA mendapatkan dana segar. “Perseroan mendapatkan tingkat bunga pinjaman yang kompetitif,” kata Agus.
Berikut rincian penggunaan dana dari ketiga bank tersebut:
- PT Bank Permata Tbk
Pinjaman ini digunakan untuk membiayai kebutuhan korporasi umum, termasuk belanja modal (capex) dan pembayaran kembali (refinancing) utang lama. Selain itu, terdapat fasilitas pinjaman berulang untuk modal kerja. Pada 15 Juli 2026, DATA telah mencairkan Rp200 miliar untuk pelunasan pinjaman dan capex. - PT Bank QNB Indonesia Tbk
Fasilitas ini dialokasikan untuk belanja modal dan modal kerja. Perseroan memiliki waktu 12 bulan untuk menggunakan dana tersebut sesuai kebutuhan pendanaan. - PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Dana digunakan untuk capex, modal kerja, dan refinancing pinjaman dari bank lain yang sebelumnya dipakai untuk keperluan serupa. Tersedia juga fasilitas pinjaman berulang untuk mendukung operasional harian.
Penggunaan utang ini diprediksi akan meningkatkan rasio pengungkit atau Debt to Equity Ratio (DER) perusahaan. Namun, manajemen optimistis perluasan jaringan akan berdampak positif pada peningkatan aset dan pendapatan di masa depan.
Saat ini, komposisi pemegang saham DATA terdiri atas Protelindo sebesar 51%, Verah Wahyudi Singgih Wong 29%, dan masyarakat sebesar 20%. Perseroan menyatakan tetap berkomitmen memenuhi ketentuan saham free float minimal 7.5% sesuai aturan bursa.
Susunan pengurus DATA saat ini adalah sebagai berikut:
Direksi:
- Direktur Utama: Agus Setiono
- Direktur: Adrian Renaldy
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Anita Anwar
- Komisaris Independen: Ahmad Alamsyah Saragih, S.E.
- Komisaris: Hartono Tanuwidjaja

