spot_img

Pendapatan Naik, HADE Pangkas Rugi Bersih 85% di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE) berhasil menekan rugi bersih pada semester I 2026. Pencapaian ini seiring meningkatnya pendapatan dan membaiknya kinerja operasional Perseroan pada enam bulan pertama 2026.

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2026 yang dipublikasikan, Rabu 29 Juli 2026, HADE membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,19 miliar. Angka tersebut meningkat 8,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,02 miliar.

Kenaikan pendapatan ikut mendorong perbaikan laba bruto. Pada semester I 2026, laba bruto tercatat sebesar Rp310,32 juta, melonjak dibandingkan semester I 2025 sebesar Rp72,81 juta.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan HADE turun menjadi Rp1,88 miliar dari sebelumnya Rp1,94 miliar. Penurunan beban tersebut turut membantu meningkatkan margin usaha Perseroan.

Meski demikian, Perseroan masih mencatat rugi usaha sebesar Rp459,68 juta. Namun, angka tersebut membaik dibandingkan rugi usaha pada semester I 2025 yang mencapai Rp690,36 juta.

Beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp770 juta, relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp763,17 juta.

Perbaikan kinerja juga terlihat pada pos penghasilan (beban) usaha lainnya neto. Pada semester I 2026, beban tercatat hanya Rp428,90 ribu, jauh lebih rendah dibandingkan Rp2,44 miliar pada semester I 2025.

Sejalan dengan kondisi tersebut, rugi sebelum pajak penghasilan turun signifikan menjadi Rp460,11 juta dari Rp3,13 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Hingga akhir semester I 2026, Perseroan membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp460,11 juta. Angka ini turun 85,3% dibanding rugi tahun berjalan semester I 2025 sebsar Rp3,13 miliar.

Dari total rugi tersebut, rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp335,65 juta, membaik dibandingkan rugi Rp2,90 miliar pada semester I 2025.

Sementara itu, rugi yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali sebesar Rp124,47 juta, turun dari Rp234,46 juta pada periode yang sama tahun lalu. Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp460,11 juta, turun dari Rp3,13 miliar pada semester I 2025.

Perbaikan kinerja juga tercermin pada rugi per saham dasar yang menyusut menjadi Rp0,16 per saham, dibandingkan Rp1,30 per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan MTDL Naik 16,7%, Laba Semester I 2026 Tembus Rp313,7 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatat pertumbuhan...

Hasil Investasi Dongkrak Laba Bersih ASBI Tumbuh 39% pada Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) membukukan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru