spot_img

Stock Futures Melemah, Harga Minyak Melonjak Usai AS Gagalkan Serangan Rudal Iran

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (stock futures) saham Amerika Serikat bergerak melemah pada perdagangan Selasa (29/7/2026) malam waktu setempat. Pelemahan terjadi setelah harga minyak melonjak menyusul keberhasilan militer Amerika Serikat menggagalkan serangan rudal balistik yang diluncurkan Iran ke pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 52 poin atau 0,1%. Sementara itu, S&P 500 futures bergerak sedikit lebih rendah dan Nasdaq 100 futures melemah 0,4%.

Di kawasan Asia, kontrak berjangka Nikkei 225 Jepang mengindikasikan pembukaan yang lebih rendah. Kontrak di Chicago berada di level 62.135, di bawah posisi penutupan indeks sebelumnya di 62.364,92.

Sebaliknya, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong terakhir diperdagangkan di level 25.480, lebih tinggi dibandingkan penutupan indeks sebelumnya di 25.310,85.

Lonjakan harga minyak dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 4% ke kisaran USD82 per barel.

Komando Pusat Amerika Serikat (U.S. Central Command/CENTCOM) melalui unggahan di media sosial menyebut pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) meluncurkan beberapa rudal balistik dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah.

“Pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps meluncurkan beberapa rudal balistik dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah,” tulis CENTCOM.

CENTCOM menambahkan seluruh rudal tersebut berhasil dicegat sehingga tidak mencapai sasaran.

Di sisi korporasi, saham Ford Motor melonjak sekitar 4% pada perdagangan setelah penutupan bursa. Kenaikan terjadi setelah produsen mobil itu membukukan laba yang melampaui ekspektasi sekaligus menaikkan proyeksi kinerja tahun 2026.

Sebaliknya, saham Visa turun sekitar 1% setelah perusahaan pembayaran digital tersebut memberikan panduan kinerja yang dinilai kurang memuaskan pasar.

Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan Rabu (30/7/2026) sore waktu AS, dilanjutkan dengan konferensi pers Ketua The Fed, Kevin Warsh.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang hampir 70% bagi bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,5% hingga 3,75%.

Menjelang keputusan tersebut, indeks Dow Jones melonjak lebih dari 500 poin pada perdagangan Selasa. Penguatan itu menjadi kenaikan harian ketiga berturut-turut, didukung penurunan harga minyak dalam beberapa hari sebelumnya.

Namun, Nasdaq Composite ditutup di zona merah untuk hari kelima berturut-turut akibat tekanan pada saham-saham semikonduktor. VanEck Semiconductor ETF (SMH) turun 3,5% dan mencatat penurunan harian keempat secara beruntun. Dalam sepekan terakhir, nilai ETF tersebut telah terkoreksi lebih dari 9%.

Global Market Strategist New York Life Investment Management, Julia Hermann, menilai pasar saat ini terlalu fokus pada risiko inflasi dan kurang memperhatikan dampak ekonomi dari kebijakan moneter yang lebih ketat.

“Kami tetap percaya pasar memberi bobot terlalu besar pada risiko inflasi dan terlalu kecil pada konsekuensi ekonomi dari pengetatan lebih lanjut. Sikap komunikasi yang lebih hawkish kemungkinan akan lebih menguji kepemimpinan pasar yang saat ini masih sempit dibandingkan pasar secara keseluruhan,” ujar Hermann.

Sebelum pengumuman keputusan The Fed, investor juga akan mencermati laporan keuangan Procter & Gamble dan Humana yang dijadwalkan rilis sebelum pembukaan perdagangan. Setelah pasar ditutup, perhatian akan tertuju pada laporan kinerja Microsoft, Meta Platforms, dan produsen chip Qualcomm.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harga Emas Dunia Tergelincir Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa...

Sempat Melemah, Harga Minyak WTI Berbalik Melonjak 4,9%

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia melonjak pada akhir perdagangan...

Menanti Keputusan Suku Bunga Fed, Dow Futures Bergerak Tipis

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) indeks Dow...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru