STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas menguat pada penutupan perdagangan Senin (27/7/2026). Para investor menyambut gembira kabar penurunan harga minyak dunia. Sentimen positif ini mendorong indeks saham di berbagai negara berakhir di zona hijau.
Mengutip CNBC, pergerakan pasar hari itu sangat dipengaruhi oleh kondisi komoditas global. Penurunan harga minyak ini memberikan angin segar bagi para pelaku pasar di wilayah Asia.
Indeks Kospi Korea Selatan mencatatkan kenaikan signifikan. Kospi ditutup naik 0,97% ke level 6.755,75. Sementara itu, indeks Kosdaq yang mencakup saham-saham berkapitalisasi kecil melonjak lebih dari 2%. Kosdaq mengakhiri hari di posisi 764,86.
Bursa saham Jepang juga mencetak hasil positif. Indeks Nikkei 225 bertambah 0,5% ke level 64.931,19. Indeks Topix yang memiliki cakupan lebih luas juga menguat 1,37% menjadi 4.066,07.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 melaju kencang dengan kenaikan 1,39% ke posisi 8.894. Hasil ini menunjukkan kepercayaan investor yang tinggi pada perdagangan awal pekan ini.
Pasar saham China daratan ikut menghijau. Indeks CSI 300 tercatat naik 1,15% ke level 4.702,43. Indeks Hang Seng di Hong Kong juga terpantau menguat lebih dari 1% pada jam terakhir perdagangannya.
Berdasarkan data Investing, penguatan juga merambat ke wilayah lain. Indeks FTSE China 50 naik 1,43% ke posisi 15.973,40. Di India, indeks Nifty 50 menguat 0,96% ke level 23.995,95. Indeks KLCI Malaysia juga ikut merangkak naik 0,71% ke level 1.713,09.
Namun, tidak semua bursa bernasib serupa. Bursa Efek Indonesia justru mengalami penurunan tipis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,17% ke level 6.185,78.
Kondisi lebih rendah juga terjadi di Thailand. Indeks SET merosot 1,21% dan berakhir di posisi 1.624,47. Sementara itu, indeks CSE All-Share terpantau tidak mengalami perubahan atau stagnan di level 0,00%.

