STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) menjual empat unit kapal tunda (tug boat) senilai Rp20,1 miliar. Keempat kapal tersebut dijual kepada PT Adhi Berlian Shipping dan dikategorikan sebagai transaksi material sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan yang disampaikan pada, Rabu 29 Juli 2026 terungkap, empat unit kapal yang dijual terdiri atas Tug Boat ASL Abadi 1, ASL Abadi 3, ASL Abadi 4, dan ASL Abadi 5.
Rinciannya, ASL Abadi 1 dijual seharga Rp5 miliar, ASL Abadi 3 sebesar Rp5,3 miliar, serta ASL Abadi 4 dan ASL Abadi 5 masing-masing Rp4,9 miliar. Total nilai transaksi mencapai Rp20,1 miliar atau setara US$1,11 juta menggunakan kurs Rp18.088 per US$1 pada 29 Juli 2026.
Manajemen Perseroan menjelaskan, transaksi tersebut tergolong sebagai transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 17 Tahun 2020. Nilai transaksi tercatat sebesar 15,52% dari total aset Perseroan.
Berdasarkan laporan keuangan interim internal per 31 Maret 2026, CANI memiliki total aset sebesar USD7,16 juta. Sementara itu, ekuitas Perseroan masih berada pada posisi negatif sebesar USD34,56 juta.
Manajemen menilai penjualan kapal tersebut akan memberikan dampak positif bagi kondisi keuangan perusahaan di tengah upaya menjaga keberlangsungan usaha.
“Manfaat yang didapat Perseroan dengan melakukan Transaksi Penjualan Kapal ini adalah menyehatkan kondisi keuangan, menjaga kelangsungan usaha, dan memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham Perseroan dalam jangka panjang,” tulis osasih, Sekretaris Perusahaan CANI dalam dalam keterbukaan informasi ke BEI.
Menurut Kosasih, penjualan empat unit kapal tersebut merupakan salah satu langkah strategis Perseroan untuk melakukan penataan aset sekaligus memperkuat struktur keuangan di tengah tantangan yang masih dihadapi industri pelayaran.
Sekedar informasi, PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) merupakan perusahaan yang didirikan di Samarinda, pada tanggal 31 Agustus 2004. Perusahaan ini bergerak dalam bidang pelayaran dalam negeri, jasa pelayaran dan angkutan, jasa keagenan kapal, jasa angkutan minyak dan gas, serta jasa sewa kapal.
Perusahaan memiliki dua pangkalan tambatan besar di Batam dan Samarinda. Armada ini terdiri dari 5 kapal tunda penanganan jangkar, 20 kapal tunda, 15 tongkang datar, dan crawler crane

