STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai maupun harga saham perusahaan di tengah volatilitas transaksi efek yang terjadi di pasar.
Penegasan tersebut disampaikan Perseroan dalam surat jawaban kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) atas permintaan penjelasan terkait volatilitas transaksi efek melalui surat Nomor S-10022/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 28 Juli 2026.
Dalam keterangannya yang disampaikan, Rabu 29 Juli 2026, Manajemen Perseroan menyebut tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 Tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik,” tulis Corporate Secretary Perseroan.
Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga efek perusahaan tercatat maupun keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam ketentuan III.2.1 Peraturan Nomor I-E Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00087/BEI/02-2025.
Selain itu, Perseroan mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2024 mengenai laporan kepemilikan saham dan aktivitas penjaminan saham perusahaan terbuka.
Menjawab pertanyaan BEI terkait rencana aksi korporasi, Perseroan menyampaikan belum memiliki agenda tindakan korporasi dalam waktu dekat yang dapat berdampak pada pencatatan saham di Bursa, setidaknya dalam tiga bulan mendatang.
“Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa,” tulis Corporate Secretary.
Perseroan juga memastikan tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian penting lainnya yang bersifat material dan berpotensi mempengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan yang belum disampaikan kepada publik.
Terkait kepemilikan saham, Corporate Secretary DMMX menjelaskan telah meminta konfirmasi kepada pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama. Hasilnya, kedua pihak tersebut belum memiliki rencana terkait perubahan kepemilikan saham di Perseroan.
“Pemegang Saham Pengendali dan Utama belum memiliki rencana apapun terkait dengan kepemilikan sahamnya di Perseroan,” tulis Corporate Secretary DMMX.
Dengan penjelasan tersebut, Perseroan menegaskan tidak terdapat perkembangan material yang menjadi penyebab volatilitas transaksi saham sebagaimana dipertanyakan oleh BEI.

