spot_img

Bank Jatim Suntik Modal Bank NTB Syariah Rp 100 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim resmi menyuntikkan modal sebesar Rp100 miliar ke PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat Syariah (Bank NTB Syariah). Langkah strategis ini adalah bagian dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) yang melibatkan kedua lembaga keuangan itu.

Menurut Wioga Adhiarma Aji, Corporate Secretary BJTM, investasi ini telah sesuai dengan berbagai regulasi yang ada. Itu antara lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 22 Tahun 2022 tentang penyertaan modal oleh bank umum. Selain itu, POJK Nomor 31/POJK.04/2015 juga menjadi acuan untuk keterbukaan informasi yang relevan.

Regulasi lain yang mendasari langkah ini adalah Peraturan Provinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2019 tentang Badan Usaha Milik Daerah. Keputusan untuk menambah modal ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Jatim untuk Tahun Buku 2022. Dalam RUPST tersebut, pemegang saham setuju Bank Jatim melakukan penyertaan modal dengan batas maksimal sebesar 15% dari total penyertaan modal disetor pemegang saham Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Nusa Tenggara Barat.

Pada 10 Juni 2024, BJTM dan Bank NTB Syariah menandatangani Perjanjian Penyertaan dan Pengambil Alihan Saham Bersyarat. Persetujuan OJK untuk investasi ini diterbitkan pada 5 Juli 2024, menyetujui suntikan modal sebesar Rp100 miliar.

“Atas hal tersebut diatas disampaikan pada tanggal 16 Agustus 2024 Bank Jatim telah melakukan pelimpahan Penyertaan Modal kepada Bank NTB Syariah sebesar Rp 100.000.000.000,” ujar Wioga, dalam keterbukaan informasi yang diunggah di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/8/2024).

Penambahan modal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi operasional dan keuangan Bank NTB Syariah. Dengan tambahan dana ini, Bank NTB Syariah bisa memperkuat modalnya, yang akan tercermin dalam laporan keuangan yang lebih solid dan konsolidasi yang lebih baik.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Desa Ketapanrame Jadi Bukti Sukses Program Desa BRILiaN, Wisata dan UMKM Dorong Ekonomi Lokal

STOCKWATCH.ID (MOJOKERTO) – Desa Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten...

Champion Pacific Indonesia (IGAR) Bidik Penjualan Rp1,06 Triliun di 2026, Siap Tambah Pasar Industri Farmasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR)...

Betonjaya Targetkan Penjualan Rp137,5 Miliar di 2026, Fokus Jaga Kualitas dan Efisiensi Operasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) menargetkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru