spot_img

BEI Minta Penjelasan Terkait Volatilitas Saham, Ini Tanggapan Manajemen Techno9 (NINE)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) memberikan penjelasan terkait volatilitas transaksi saham perseroan yang bergerak fluktuatif belakangan ini. Hal tersebut dilakukan untuk merespons permintaan penjelasan dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Permintaan penjelasan tersebut tertuang dalam surat BEI nomor S-06361/BEI.PP2/05-2026 tertanggal 25 Mei 2026. Otoritas bursa meminta klarifikasi manajemen atas gejolak harga saham emiten berkode NINE tersebut.

Corporate Secretary NINE, Zainal Abidin menegaskan manajemen tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan. Hal ini mencakup keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Sampai dengan tanggal Surat ini disampaikan, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga efek Perseroan,” ujar Zainal dalam keterangannya, dikutip Kamis (27/5/2026) WIB.

Zainal menambahkan sampai saat ini tidak terdapat informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi keputusan investasi pemegang saham. Perseroan tetap mematuhi aturan keterbukaan informasi yang berlaku di pasar modal.

Selain itu, manajemen NINE menyatakan tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang belum diungkapkan kepada publik. Hal-hal yang bersifat material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perseroan dipastikan telah dilaporkan.

Terkait aktivitas pemegang saham, Zainal menyebut perseroan tidak mengetahui adanya pergerakan dari pemegang saham tertentu. Hal ini merujuk pada laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Kabar baik bagi investor, manajemen memastikan tidak ada rencana aksi korporasi dalam waktu dekat. Fokus perseroan saat ini tetap pada operasional yang berjalan.

“Perseroan tidak memiliki rencana aksi atau tindakan korporasi yang dapat berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa, baik dalam waktu dekat maupun dalam tiga bulan mendatang,” tegas Zainal.

Sebagai informasi, surat tanggapan ini disampaikan sebagai bentuk kepatuhan perseroan terhadap ketentuan bursa. Emiten yang bermarkas di Green Lake City, Jakarta Barat ini bertanggung jawab penuh atas seluruh informasi yang disampaikan kepada publik melalui sistem pelaporan elektronik.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komisaris MAXI Candra Gunawan Serok 30 Juta Saham Perusahaan Sendiri, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Candra Gunawan, Komisaris PT Maxindo Karya Anugerah...

Transaksi Jumbo! GXS Bank Pte Borong 7,22%  Saham SUPA Senilai Rp800 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- GXS Bank Pte, Ltd, salah satu  pemegang...

Investor Segar Kumala Indonesia (BUAH) Terima Dividen Rp12,5 per Saham, 49,64% dari Laba 2025

TOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Segar Kumala Indonesia Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru