Kamis, Desember 11, 2025
26.7 C
Jakarta

Bidik Penjualan Rp192 Miliar pada 2025, Ini Strategi Ace Oldfields!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) menargetkan penjualan bersih sebesar Rp192 miliar pada 2025. Target ini, 3,95% lebih tinggi dibanding realisasi penjualan Perseroan Rp184,7 miliar pada 2024.

Direksi KUAS dalam materi paparan publik yang disampaikan ke BEI, Selasa (03/6/2025) menyebutkan, Perseroan  akan memperluas dan meningkatkan penyebaran produk serta menjaga loyalitas customer dengan program-program promosi yang menarik dan berkesinambungan untuk mencapai target 2025.

Selain itu, Manajemen akan menambah team marketing,  meningkatkan brand awareness produk Perseroan, serta berkolaborasi dengan para pabrik cat. Bahkan Perseroan akan meningkatkan pemasaran digital, melakukan marketing promosi untuk End User, serta melakukan renovasi dan peremajaan gedung produksi.

Hingga kuartal I 2025, KUAS membukukan penjualan bersih sebesar Rp28,73 miliar, turun 14,37% dari Rp33,56 miliar pada periode sama 2024. Seiring penjualan, beban pokok penjualan KUAS turun 18,02% jadi Rp19,65 miliar, dari Rp23,97 miliar kuartal I 2024. Namun, laba kotor Perseroan turun 5,25% menjadi Rp9,08 miliar pada kuartal I 2025, dari Rp9,58 miliar pada kuartal I 2024.

Seperti diketahui, KUAS merupakan produsen alat dan peralatan pengecatan di Bogor, Jawa Barat. Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 1989 sebagai PT Ace Panbrush Industry. Pada tahun 1996, perusahaan melakukan joint-venture dengan Oldfields International Pty Ltd dari Australia.

Perusahaan mendistribusikan produk dengan merek ACE OLDFIELDS dan PRIMA ke pasar domestik dan internasional, seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Kanada, Kepulauan Pasifik, dan negara-negara Asia. Produk ini tersedia di retailer nasional, seperti Mitra10, CSA, Indah Jaya Group, dan Propan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK, Ada 35 Rencana Penawaran Umum dengan Nilai Indikatif Rp32,29 Triliun dalam Pipeline

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sepanjang...

Didukung Sederet Faktor Ini, Likuiditas Transaksi di Pasar Saham Meningkat di Semester II-2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat likuiditas...

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Terbitkan Obligasi Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru