Dana Pensiun BPD Jateng Jual Lagi 0,05% Saham YOII Senilai Rp225,92 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Aksi jual saham PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) terus berlanjut. Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, selaku salah satu pemegang saham kembali melepas kepemilikan di emiten asuransi tersebut pada tanggal 30 Januari 2026.

Kali ini, Dana Pensiun BPD Jawa Tengah menjual saham YOII sebanyak 1.882.700 lembar atau sekitar 0,05%. Harga jual per lembar saham YOII sebesar Rp120 sehingga Dana Pensiun BPD Jawa Tengah meraih keuntungan Rp225,92 juta.

Menurut laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Manajemen ke BEI, Senin 02 Februari 2026, tujuan Dana Pensiun BPD Jawa Tengah menjual saham YOII adalah untuk  merealisasikan keuntungan investasi atas saham Perseroan.

Sebelumnya,  pada  tanggal 21 Januari 2026, Dana Pensiun BPD Jawa Tengah juga menjual 1.000.000 lembar  saham YOII . Dari divestasi saham YOII sebanyak itu, Dana Pensiun BPD Jawa Tengah berhasil mendapatkan cuan Rp111 juta.

Kepemilikan Dana Pensiun BPD Jawa Tengah atas saham YOII setelah penjualan tersebut turun menjadi 7,194% dari sebelumnya sebesar 7,249% saham.

Hingga pukul 09.18 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Senin 02 Februari 2026, saham YOII tercatat turun 5,56% menjadi Rp102 per unit, dibanding sehari sebelumnya di posisi Rp108 per unit.  Pada periode 02 Januari 2026 sampai dengan 30 Januari 2026, harga saham YOII telah meningkat sebesar 6,93%, yakni dari Rp101 per saham menjadi Rp108 per saham. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK: Tren Penurunan Suku Bunga Kredit Masih Berlanjut

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai tren penurunan...

RUPS Adhi Karya (ADHI) Sepakat Rombak Jajaran Pengurus Perseroan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST...

Komisaris LOPI, Arfindi Batubara Jual Seluruh Saham Perusahaan, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Arfindi Batubara,  Komisaris PT Logisticsplus International  Tbk (LOPI) menjual...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru