spot_img

Komisaris Blue Bird (BIRD) Lepas 52,56 Juta Saham Senilai Rp78,31 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sri Adriyani Lestari Dr, Dewan Komisaris PT Blue Bird Tbk (BIRD), melakukan penjualan saham dalam jumlah besar pada emiten transportasi tersebut. Nilai transaksi pelepasan saham ini mencapai Rp78,31 miliar.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham perusahaan terbuka, Sri menjual 52.560.000 unit saham. Transaksi dilakukan pada harga Rp1.490 per lembar saham.

Aksi korporasi ini terlaksana pada 15 Juni 2026. Sri baru melaporkan perubahan kepemilikan saham tersebut pada 17 Juli 2026 melalui surat nomor LK/17072026/0013/1.

Sebelum transaksi, Sri mengantongi 62.560.000 unit saham atau setara 2,50% dari total saham BIRD. Setelah penjualan ini, sisa saham miliknya menjadi 10.000.000 unit saham atau sekitar 0,40%.

Sri menjelaskan tujuan dari transaksi ini untuk keperluan pribadi. “Koreksi, Pribadi,” tulis Sri dalam keterangannya di laporan tersebut.

Status kepemilikan saham Sri pada perusahaan berlogo burung biru tersebut bersifat langsung. Meskipun jumlah sahamnya berkurang, Sri tetap tercatat sebagai pemegang saham pengendali dan berniat mempertahankan pengendaliannya.

“Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” ungkap Sri dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (18/7/2026).

Harga Saham

Harga saham BIRD ditutup menguat pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026. Saham emiten transportasi ini naik 10 poin atau 0,63% menjadi Rp1.610 per saham.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BIRD dibuka di level Rp1.605. Sepanjang sesi perdagangan, saham ini bergerak pada rentang Rp1.595 hingga Rp1.610 per saham.

Volume perdagangan saham BIRD tercatat sebanyak 501.700 saham. Sementara itu, harga penutupan pada perdagangan sebelumnya, Kamis (16/7/2026), berada di level Rp1.600 per saham.

Secara year to date, saham BIRD masih berada di bawah posisi tertinggi tahun berjalan yang tercatat di level Rp1.760 per saham pada 23 Februari 2026. Adapun posisi terendah tahun berjalan berada di level Rp1.380 per saham pada 8 Juni 2026.

Dalam periode 52 minggu terakhir, saham BIRD bergerak pada kisaran Rp1.360 hingga Rp2.050 per saham. Seiring kenaikan harga saham tersebut, kapitalisasi pasar atau market capitalization (market cap) BIRD tercatat mencapai sekitar Rp4,03 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

DEWA Dirikan 3 Anak Usaha Baru untuk Garap Bisnis Listrik, Infrastruktur, dan Hospitality

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memperluas...

MNC Asia Holding Lepas Lagi 308,23 Juta Saham IATA, Kantongi Rp18,19 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT)...

PKPK Rampungkan Akuisisi 50,52% Saham DPAL Senilai Rp890 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru