Kamis, Juli 25, 2024
26.7 C
Jakarta

Melonjak 24,55% pada Perdagangan Perdana, Saham CUAN Langsung Kena ARA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) resmi dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/3/2023). Pada saat pembukaan perdagangan, saham CUAN terus menguat sehingga mengalami Auto Reject Atas (ARA). Itu karena harga saham CUAN meningkat Rp54 (24,55%), menjadi Rp274 per saham dari harga penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp220 per saham.

Adapun volume perdagangan saham CUAN di pasar reguler saat itu mencapai 106,40 juta unit senilai Rp28,82 miliar. Sedangkan frekuensi perdagangan saham sebanyak 9.600 kali.

CUAN menjadi emiten ke-24 tahun 2023 atau perusahaan tercatat ke 849 di BEI. Menurut pengumuman BEI, Rabu (8/3), sebanyak 11,241 miliar saham emiten aktivitas perusahaan holding, jasa konsultasi manajemen, dan pertambangan batubara bernominal Rp200 itu, dicatatkan di BEI. Ini terdiri atas 9,551 miliar saham pendiri dan 1,690 miliar saham IPO. Saham CUAN dicatatkan di Papan Utama BEI.

Dari aksi korporasi ini, CUAN memperoleh tambahan modal Rp371,80 miliar. Dana hasil IPO  akan digunakan sebesar 39,95% untuk belanja modal perusahaan anak, yaitu PT Tamtama Perkasa (TP). TP akan membangun intermediate stockpile dan pembelian infrastruktur pendukung. Sisanya sebesar 60,05% sebagai tambahan modal kerja TP untuk mendukung aktivitas, termasuk pembayaran kontraktor

Michael, Direktur Utama CUAN mengatakan, sangat menghargai besarnya antusiasme masyarakat yang berpartisipasi dalam IPO perusahaan. Sehingga, lanjut dia,  IPO CUAN terserap seluruhnya oleh pasar. “Ini menunjukkan optimisme dan kepercayaan publik terhadap perkembangan bisnis pertambangan yang semakin memperlihatkan tren pertumbuhan yang baik. Melalui anak usaha kami PT Tamtama Perkasa, kami berkomitmen menjalankan bisnis pertambangan batu bara berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi kemajuan industri nasional sehingga dapat terus berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,”ujarnya.

Michael menjelaskan, melalui Tamtama Perkasa, tahun ini CUAN menargetkan produksi batubara sebanyak 1,1 juta ton. Ini sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang telah disetujui oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurut Michael, batubara yang diproduksi CUAN berkualitas baik karena memiliki nilai kalori 6.100 kkal/kg GAR dengan kandungan sulfur dan abu yang rendah.

Michael mengatakan, selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domsetik, pihaknya juga menjual batubara ke pasar ekspor. Adapun negara-negara tujuan ekspor Perseroan antara lain adalah Jepang, Filipina, Taiwan, Korea Selatan, dan Eropa. Dari total penjualan ekspor Perseroan, sekitar 40-45% dikontribusikan oleh pasar Jepang.

Artikel Terkait

Harga Saham Tembus Rp10.000, Begini Respon Bos BCA Soal Stock Split!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga saham PT Bank Central Asia...

Buat Modal Kerja, GOTO Siap Gelar Private Placement 120,14 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk...

Meski Sempat Naik, IHSG Kembali Berakhir Melemah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru