Pasar Asia Menghijau! Nikkei dan Aussie Pecahkan Rekor, Hang Seng Melemah

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia memulai pekan ini dengan semangat tinggi. Pada penutupan perdagangan hari Senin sore (25/11/2024) waktu setempat. sebagian besar indeks regional mengalami kenaikan. Namun, beberapa indeks tetap berada di bawah tekanan. Fokus investor tertuju pada rilis data ekonomi penting yang akan diumumkan sepanjang minggu ini.

Mengutip CNBC International, pasar Australia menjadi pusat perhatian. Indeks S&P/ASX 200 naik 0,28% dan mencatat rekor baru di level 8.417,6. Bahkan, indeks ini sempat menyentuh level intraday tertinggi sepanjang masa di 8.462,1.

Jepang juga menunjukkan performa gemilang. Indeks Nikkei 225 melonjak 1,3% ke 38.780,14. Indeks Topix juga naik 0,71% dan ditutup di 2.715,6. Di Korea Selatan, indeks Kospi meningkat 1,32% ke 2.534,34. Kosdaq bahkan lebih impresif, naik 2,93% dan berakhir di 696,83.

Namun, tidak semua bursa Asia bergerak positif. Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,3% pada akhir sesi. Di China, indeks CSI 300 yang mencakup saham besar di Shanghai dan Shenzhen turun 0,46% menjadi 3.848,09.

Dari Singapura, data inflasi terbaru memberikan pengaruh pada sentimen pasar. Inflasi utama untuk Oktober tercatat 1,4%, turun dari 2% bulan sebelumnya. Angka ini menjadi yang terendah sejak Maret 2021 dan lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 1,8%.

Investor kini menanti beberapa data penting lainnya. Rabu, data inflasi Australia akan diumumkan. Data inflasi Tokyo yang sering menjadi indikator utama Jepang dijadwalkan rilis Jumat. Selain itu, keputusan suku bunga Bank of Korea akan diumumkan Kamis mendatang.

Kinerja positif di pasar Asia turut didukung oleh reli pasar saham AS pekan lalu. Indeks Dow Jones mencatat rekor baru dengan kenaikan 426,16 poin atau 0,97%, ditutup di level 44.296,51.

“Sentimen optimis masih terlihat di pasar, meskipun ada tantangan di beberapa wilayah,” kata seorang analis kepada Bloomberg.

- Advertisement -

Artikel Terkait

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Melaju Usai Gencatan Senjata Iran Diperpanjang

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Ekonomi Jerman Melambat Akibat Perang Iran, Bursa Saham Eropa Tergelincir ke Zona Merah

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada...

Nikkei 225 Cetak Rekor Tertinggi, Bursa Asia Beragam Usai Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru