Perkuat Bisnis Data Center, TLKM Tambah Penyertaan Modal Anak Usaha Rp1,626 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengumumkan, pihaknya telah melakukan penambahan penyertaan modal pada anak usaha Perseroan yakni PT Telkom Data Ekosistem (TDE) sebesar Rp1,626 triliun pada 4 Juni 2024.

Andri Herawan Sasoko, VP Investor Relations TLKM dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Kamis (06/6/2024) mengatakan, penambahan modal TDE oleh Perseroan dalam rangka pembangunan lanjutan Hyperscale Data Center (HDC) Cikarang, Jawa Barat dengan kapasitas IT Load tambahan sebesar 18 MW.

Menurut Andri, tujuan transaksi untuk memperkuat bisnis data center TDE sehingga entitas anak ini menjadi market leader untuk bisnis data center khususnya di Indonesia melalui ekspansi kapasitas data center TDE di domestic.

Selain itu, papar Andri, transaksi ini juga dimaksudkan untuk mendukung rencana unlocking bisnis data center Perseroan ke depannya. “Langkah ini  diharapkan dapat memberikan nilai yang paling optimal bagi Perseroan,” katanya. Transaksi tersebut tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan TLKM. Pasalnya, transaksi ini dilakukan antara  Perseroan dan entitas anak Perseroan.

Menurut Andri, transaksi penambahan modal ini merupakan transaksi material bagi Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.31/POJK.04/2015.  Transaksi ini juga merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Sekedar informasi, PT Telkom Data Ekosistem (TDE) merupakan salah satu  anak perusahaan dari  PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan kepemilikan saham mencapai 99,96%. Sedangkan 0,40%  dimiliki oleh TelkomSigma.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Emiten Grup Djarum IBST Bakal Delisting, Iforte Tawarkan Harga Tender Sukarela Rp5.400 per Saham

StockWatch.ID (JAKARTA) - PT Tbk (IBST) berencana mengubah status...

Maybank Indonesia (BNII) Tebar Dividen Rp580,07 Miliar pada 13 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen PT Bank Maybank Indonesia  Tbk (BNII) sebesar...

SIPD Tunda RUPSLB Terkait Perubahan Usaha, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru