Turun 1,03%, IHSG Berakhir di 7.563,262

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 78,871 poin atau turun 1,03% menjadi 7.563,262 pada Rabu (02/10/2024), dari penutupan Selasa (01/10/2024) di level 7.642,133.

IHSG kembali tertekan di bawah level 7.600 dipicu oleh turunnya harga sejumlah saham. Hari ini harga saham 453 emiten ditutup turun dari 802 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Rabu (02/10/2024). IHSG hari ini sempat turun ke posisi terendah harian di 7.501,460.

Emiten yang harga sahamnya ditutup turun, antara lain, saham BBCA turun 0,47% jadi Rp10.500 per saham. BBRI turun 2,66% jadi Rp4.940, BMRI turun 1,06% jadi Rp6.975, AMMN turun 3,21% jadi Rp9.050, BBNI turun 0,47% jadi Rp5.350, dan TLKM turun 3,31% ke harga Rp2.920 per saham.

Sedangkan saham ANTM mengalami kenaikan harga 2,33% jadi Rp1.535 per unit. ELSA naik 6,99% jadi Rp505, INCO naik 1,90% jadi Rp4.300, MDKA naik 1,49% jadi Rp2.730, ADMR naik 2,66% jadi Rp1.545, dan ENRG naik 7,21% ke harga Rp238 per saham.

Menurut data RTI, total volume saham yang berpindahtangan pada Rabu (02/10/2024) ini mencapai 33,688 miliar saham senilai Rp14,863 triliun Rp41,678 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.505.438 kali. Nilai transaksi ini turun dibandingkan Selasa (01/10/2024) yang mencapai Rp41,678 triliun.

Sementara itu, mayoritas indeks bursa kawasan pada Rabu (02/10/2024) ditutup menguat, kecuali indeks Nikkei 225 ditutup turun 2,18%. Sedangkan indeks Hang Seng dan indeks Straits Times menguat masing-masing 6,20% dan 0,10%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pemenang Nusantara Internasional Divestasi 35,61 Juta Saham WINR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemenang Nusantara Internasional mengurangi porsi...

MINE Tebar Dividen Rp14,75 per Saham, Cum Dividen 30 April! Intip Jadwal Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)...

Unilever Indonesia Holding B.V. Genggam 32,42 Miliar Lembar Saham UNVR per Maret 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Struktur pemegang saham PT Unilever Indonesia...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru