Sabtu, November 29, 2025
34.1 C
Jakarta

Tambah Modal, Megapolitan Development Jual Aset Tanah Rp685,36 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Megapolitan Development Tbk (EMDE), dan PT Ciputra Indah Griya Asri (CIGA), telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli bersyarat  (PPJB) untuk penjualan aset, berupa tanah seluas 1.648.590 meter persegi di Desa Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 9 Juli 2024. Nilai transaksi penjualan aset tanah mencapai Rp685,36 miliar.

Ouw Desiyanti, Sekretaris Perusahaan EMDE dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Kamis (18/7/2024) mengemukakan, alasan dan pertimbangan Perseroan menjual aset tanah tersebut untuk menambah likuiditas, meningkatkan profitabilitas, dan meningkatkan modal kerja. Selain itu, penjualan aset tanah dimaksudkan untuk menurunkan utang Perseroan dan entitas anak.

Desiyanti menjelaskan,  penentuan nilai rencana transaksi tersebut dengan mempertimbangkan penilaian dari KJPP Bambang, Ernasapta dan Rekan, Nilai Pasar atas obyek penilaian berupa tanah yang berlokasi di Kampung Kakapa, Desa Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat seluas 1.648.590 meter persegi adalah sebesar Rp685,36 miliar.

Rencana transaksi ini, menurut Desiyanti,  merupakan transaksi material karena nilainya melebihi 20% dari ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,35 triliun. Oleh sebab itu, rencana transaksi ini terlebih dahulu akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Perseroan akan dilaksanakan pada 24 Agustus 2024.

Desiyanti mengatakan, rencana transaksi penjualan aset tanah ini akan berdampak positif terhadap Perseroan, antara lain menambah kas dari operasi serta meningkatkan pendapatan dan laba usaha. “Rencananya, dana dari hasil penjualan tanah ini sebagian akan digunakan untuk membayar utang kepada kreditur dan untuk menambah modal kerja,” tulis Desiyanti dalam laporannya.

PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) didirikan pada tahun 1976 sebagai pengembang real estate. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1978 dan telah berkontribusi pada berbagai proyek pengembangan properti residensial, komersial, dan pusat bisnis di Jakarta, Cinere, Karawaci, dan Sentul.

Beberapa portofolio perusahaan adalah Bellagio Mansion dan Bellagio Residence di Jakarta, Centro Cinere Business District, Cinere Junction, Graha Cinere, Vivo Sentul Superblock, dan kompleks apartemen di Karawaci. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

13 Perusahaan Antre IPO, 7 Berpotensi Melantai Tutup Tahun Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Sejumlah perusahaan diketahui tengah mengantre untuk...

Simak! Ini 5 Saham Top Losers dalam Sepekan, Ada MSIN, PURI dan KOKA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan...

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Tambah Setoran Modal Anak Usaha Rp880 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) telah...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru