spot_img

Gegara Harga Bergerak Liar, BEI Awasi Saham HOMI, LRNA, ASRI, dan KOPI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi perkembangan saham PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), saham PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), dan saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) karena bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, dalam pengumuman tertulis, Kamis (05/9/2024),  keempat saham tersebut di atas diawasi secara ketat oleh BEI karena harganya mengalami peningkatan signifikan di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

“Informasi ini kami sampaikan sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” tulis Yulianto dalam pengumuman tertulisnya. Namun demikian, lanjut Yulianto, pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Menurut Yulianto, informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat (HOMI) pada tanggal 3 September 2024 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Sementara informasi terakhir LRNA pada 8 Agustus 2024 tentang laporan bulanan registrasi pemegang efek. Adapun informasi terakhir ASRI pada 5 September 2024 perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek , serta informasi terakhir KOPI pada 5 September 2024 perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Sehubungan dengan pergerakan harga yang tak wajar, Yulianto meminta investor memperhatikan jawaban manajemen  HOMI, LRNA, ASRI, dan KOPI atas permintaan konfirmasi BEI atas perkembangan harga keempat saham ini. Investor perlu mencermati saham perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi.

Yulianto berharap investor mengkaji kembali rencana corporate action keempat Perusahaan Tercatat di atas apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Investor juga perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi atas saham HOMI, LRNA, ASRI, dan KOPI. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Anak Usaha Transcoal Pacific (TCPI) Kantongi Kredit Rp114,2 Miliar untuk Bangun 4 Armada Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energy Transporter Indonesia, anak usaha...

Komisaris Independen OASA Djoko Rosmiatun Mijaata Resmi Mengundurkan Diri, Efektif 22 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Komisaris Independen PT Maharaksa Biru Energi Tbk...

FLMC Buka Suara Soal Nasib Uang Muka Mesin, Utang Pajak Hingga Divestasi Pengendali

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru