spot_img

Komisaris Independen OASA Djoko Rosmiatun Mijaata Resmi Mengundurkan Diri, Efektif 22 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Komisaris Independen PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) telah mengajukan surat pengunduran diri dari emiten bidang energi baru dan terbarukan tersebut.

Chandra Devikemalawaty, Direktur sekaligus Corporate Secretary OASA dalam pengumuman yang disampaikan ke BEI, Kamis 16 Juli 2026 mengatakan, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri  Bapak Djoko Rosmiatun Mijaata  dari jabatan Komisaris Independen  Perseroan pada tanggal 2 Juni 2026 dan akan berlaku efektif pada 22 Juli 2026.

Mengutip surat pengunduran diri yang disampaikan Djoko Rosmiatun, bahwa dirinya mundur  atas dasar pertimbangan pribadi pada aktivitas profesional lain. Sehubungan dengan hal tersebut, Dia meminta agar permohonan pengunduran diri ini dapat diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Djoko  menyatakan bahwa sampai dengan tanggal efektif pengunduran diri tersebut, dirinya akan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Komisaris Independen sebagaimana mestinya.

Menurut Chandra, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham selambat-lambatnya dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak tanggal diterimanya surat pengunduran diri dimaksud.

Chandra menegaskan bahwa, sampai dengan saat ini, belum ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi, keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan

Sekedar informasi, PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) bergerak dalam industri energi, khususnya energi terbarukan. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2006 sebagai pedagang umum dan kontraktor. Perusahaan juga sempat bergerak di industri telekomunikasi sebelum mengalihkan bisnis utamanya ke industri energi pada tahun 2022.

Melalui anak perusahaannya, perusahaan melakukan kegiatan mengubah sampah menjadi energi dengan mengembangkan pembangkit listrik sampah menjadi energi di beberapa kota di Pulau Jawa, serta menyediakan energi biomassa dan jasa kontraktor ramah lingkungan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Anak Usaha Transcoal Pacific (TCPI) Kantongi Kredit Rp114,2 Miliar untuk Bangun 4 Armada Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energy Transporter Indonesia, anak usaha...

FLMC Buka Suara Soal Nasib Uang Muka Mesin, Utang Pajak Hingga Divestasi Pengendali

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC)...

BEI Cabut Suspensi, Saham Ini Kembali Diperdagangkan Mulai Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru