Bursa Eropa Melemah! Investor Waspada, Saham Schneider Electric Malah Melonjak 3%

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa melemah pada penutupan perdagangan Kamis (20/2/2025) waktu setempat. Pelemahan ini terjadi di tengah rilis laporan keuangan terbaru dari berbagai perusahaan besar. Indeks utama bergerak volatil sebelum akhirnya berakhir di zona merah.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx 600, yang mencakup saham-saham di seluruh Eropa turun 0,2% setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. FTSE 100 merosot 0,57% menjadi 8.662,97, sementara DAX kehilangan 0,53% dan ditutup di 22.314,65. Indeks CAC 40 justru naik tipis 0,15% ke 8.122,58, sementara IBEX 35 menguat 0,29% ke 12.967,1.

Di tengah pelemahan pasar, saham Schneider Electric justru melonjak 6% sebelum akhirnya ditutup naik 3%. Perusahaan asal Prancis ini melaporkan rekor pendapatan dan laba tahunan yang melampaui ekspektasi pasar.

Sejumlah laporan keuangan dari perusahaan besar seperti Accor, Renault, Mercedes-Benz, Leonardo, dan Airbus juga menjadi sorotan dalam sesi perdagangan kali ini.

Sementara itu, investor global masih mencermati kebijakan ekonomi AS. Presiden AS Donald Trump mengusulkan tarif impor baru untuk sektor otomotif, semikonduktor, dan farmasi. Tarif ini bisa mulai diterapkan pada 2 April, meski Trump belum mengungkap apakah kebijakan ini akan menyasar negara tertentu atau berlaku secara luas.

Selain itu, risalah pertemuan The Federal Reserve yang dirilis Rabu menunjukkan bahwa pejabat bank sentral AS masih menunggu inflasi turun lebih jauh sebelum memangkas suku bunga lebih lanjut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ketegangan Iran Memanas: Futures Wall Street Tertekan

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) saham Amerika...

Gencatan Senjata Diperpanjang, Bursa Saham Asia-Pasifik Masih Bergerak Variatif

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak...

Wall Street Memerah, Saham Sektor Perangkat Lunak Tumbang

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru