Rabu, Januari 21, 2026
26.9 C
Jakarta

APBN 2026 Resmi Disahkan DPR, Jadi Landasan Fiskal Pertama Era Prabowo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 menjadi Undang-Undang. Keputusan ini diambil dalam Rapat Paripurna pada Selasa (23/9).

Sebelum pengambilan keputusan, Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyampaikan seluruh fraksi di DPR mendukung pengesahan ini. PDI Perjuangan, Partai Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PKS, PAN, dan Partai Demokrat sepakat agar RUU APBN 2026 dilanjutkan ke tahap pengambilan keputusan di Rapat Paripurna. Dengan begitu, APBN 2026 menjadi landasan fiskal pertama bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pidatonya menyampaikan apresiasi kepada DPR. Ia menilai pembahasan berlangsung konstruktif. Purbaya menegaskan arah APBN 2026 fokus pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan adil.

“APBN 2026 didesain untuk mendorong aktivitas ekonomi berjalan lebih cepat dan tumbuh lebih tinggi, dengan fokus pada penguatan sektor riil serta daya beli masyarakat untuk mengakselerasi tercapainya kesejahteraan yang berkeadilan,” ujar Menkeu.

APBN 2026 juga mempertegas visi pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan energi. Pemerintah menargetkan ekonomi nasional lebih tangguh, mandiri, dan sejahtera. Instrumen fiskal ini diharapkan menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus menjawab tantangan global dan aspirasi masyarakat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Perry Warjiyo Akui Usulkan Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo...

Beberkan Penyebab Rupiah Melemah, Gubernur BI Ungkap Jurus Jaga Stabilitas Mata Uang Garuda

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) terus memperkuat kebijakan...

Bank Indonesia Perkirakan Ekonomi Nasional Tumbuh 4,9-5,7% pada 2026, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru