spot_img

Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Kamis (30/7/2026). Meskipun sebagian besar indeks memerah, bursa Jepang berhasil mengakhiri sesi di zona hijau berkat penguatan saham-saham teknologi dan sektor konsumen non-siklikal.

Mengutip CNBC, indeks Kospi Korea Selatan ditutup turun 1,23% ke level 5.593,56 di tengah perdagangan yang berfluktuasi. Saham Samsung Electronics berakhir melemah 0,72% pada penutupan hari ini.

Penurunan saham Samsung tetap terjadi meski laba operasional kuartal kedua perusahaan melampaui perkiraan. Hasil positif tersebut didorong oleh “permintaan AI yang melonjak.” Saham raksasa teknologi ini sempat menguat di awal sesi sebelum akhirnya berbalik arah.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,78% ke posisi 8.967,70.

Sementara itu, pasar saham China juga bergerak negatif. Indeks CSI 300 di China daratan ditutup melemah 1,10% ke level 4.549,72. Indeks Shanghai Composite turun 0,62% menjadi 3.804,693, sedangkan indeks Shenzhen Component terkoreksi lebih dalam sebesar 2,73% ke posisi 13.285,801.

Berbeda dengan sebagian besar bursa Asia, pasar saham Jepang mencatatkan penguatan. Indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,71% ke level 61.867,43. Kenaikan ini ditopang oleh penguatan saham-saham sektor teknologi dan konsumen non-siklikal.

Mengutip Investing.com, pasar saham Jepang juga didorong kenaikan sektor properti, perbankan, dan tekstil. Secara keseluruhan, jumlah saham yang turun di Bursa Efek Tokyo mencapai 1.928 emiten, lebih banyak dibanding 1.555 saham yang menguat, sementara 243 saham tidak mengalami perubahan.

Saham Advantest Corp. menjadi penguat terbesar di indeks Nikkei 225 setelah melonjak 10,85% ke 27.935 yen. NEC Corp. naik 8,43% menjadi 5.002 yen, sedangkan Hitachi Ltd menguat 6,01% ke 5.255 yen.

Sebaliknya, Nomura Holdings Inc. menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah anjlok 6,52% ke 1.470 yen. Socionext Inc. turun 6,40% menjadi 1.893,5 yen dan Nikon Corp. melemah 6,10% ke 1.840 yen.

Indeks volatilitas Nikkei Volatility, yang mengukur volatilitas tersirat opsi Nikkei 225, turun 3,94% menjadi 39,52.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng masih bertahan di zona positif. Pada satu jam terakhir perdagangan, indeks tersebut naik 0,20% ke level 25.858,88.

Beberapa bursa lain di kawasan juga bergerak bervariasi. Indeks KLCI Malaysia naik 0,28%, sedangkan IDX Composite Indonesia menguat 1,14%. Di sisi lain, NZX 50 Selandia Baru turun 1,53%, SET Thailand melemah 1,81%, STI Singapura turun 0,67%, dan Taiwan Weighted Index terkoreksi 0,26%

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Wall Street Memerah, Dow Jones Tumbang 1.100 Poin Usai The Fed Tahan Suku Bunga

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Wall Street kompak melemah pada...

Ketegangan Timur Tengah dan Aksi Jual Saham Teknologi Tekan Bursa Eropa

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa mayoritas ditutup melemah...

Bursa Asia Beragam, KOSPI Anjlok Hampir 6% Dihantam Aksi Jual Saham Chip

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru