STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT ELPI Trans Cargo (ECT), anak usaha PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) dengan kepemilikan saham sebesar 99%, telah menandatangani perjanjian kredit senilai Rp76,8 miliar PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pada tanggal 14 November 2025.
Menurut Wawan Heri Purnomo, Corporate Secretary ELPI dalam keterangan, Senin 17 November 2025, jenis kredit yang diberikan oleh BMRI kepada ETC adalah kredit investasi dengan nilai Rp76,8 miliar berjangka waktu 96 bulan. Namun, Manajemen tidak menyebutkan tingkat suku atas fasilitas kredit tersebut.
“Fasilitas kredit investasi ETC ini akan digunakan untuk investasi pengadaan kapal 2 (dua) unit kapal Tugboat & 2 (dua) unit Barge/Tongkang baru. “ kata Wawan.
Rinciannya adalah, pembelian 2 unit Kapal Tugboat Mesin seharga Rp62 miliar dan 2 unit kapal jenis Barge atau Tongkang seharga Rp34 miliar. Sekitar 80% dari dana pembelian kapal tersebut dibiayai melalui pinjaman perbankan.
Wawan menjelaskan, sehubungan dengan pembelian kapal baru tersebut, ELPI sebagai pemegang saham mayoritas ETC memberikan jaminan berupa Corporate Guarentee dan Cash Deficit Guarentee. “Fasilitas kredit BMRI tersebut akan berdampak positif terhadap kegiatan operasional dan keuangan ETC ke depan,” ujarnya.
Dengan penambahan kapal baru tersebut, lanjut Wawan, ETC akan memiliki fleksibilitas untuk mendapatkan kontrak dengan klien karena kapal milik sendiri. Adapun fasilitas kredit ETC ini berpengaruh terhadap DER ELPI. Sebaliknya, manajemen ELPI optimis penambahan armada kapal ini berpotensi mendorong peningkatan revenue ELPI secara konsolidasi nanti. (konrad)
