STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) mengumumkan bahwa Perseroan berhasil memperoleh fasilitas kredit dengan jumlah maksimal Rp8,995 triliun dari Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Menurut Corporate Secretary CBUT Alex Dwi Adha, dalam keterangan yang disampaikan, Kamis 11 Juni 2026, perjanjian kredit ditandatangani oleh para pihak pada tanggal 10 Juni 2026. “Pinjaman ini memiliki jangka waktu 24 bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit,” kata Alex.
Fasilitas pinjaman tersebut, papar Alex, akan digunakan untuk modal kerja dan atau operasional Perseroan dengan jangka waktu 24 bulan. Transaksi ini bukanlah transaksi afiliasi karena antara Perseroan dan BRI tidak ada hubungan apapun.
Alex menegaskan bahwa pelaksanaan transaksi tersebut tidak memiliki dampak negatif yang material ataupun merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan ke depan.
Ditinjau dari sisi keuangan, CBUT mencatat laba bersih sebesar Rp45,97 miliar pada kuartal I 2026, tumbuh 11,5% dibandingkan Rp41,21 miliar pada kuartal I 2025. Kenaikan laba tersebut terutama karena didukung oleh turunnya beban pokok penjualan dan beban keuangan sepanjang kuartal I 2026.
Sementara pendapatan dari kontrak dengan pelanggan CBUT turun tipis 0,5% menjadi Rp3,37 triliun pada kuartal I 2026, dari Rp3,39 triliun pada periode sama 2025. Adapun pendapatan usaha perseroan didominasi oleh penjualan kepada pihak berelasi yang memiliki porsi signifikan dalam struktur operasional.
Total aset CBUT per Maret 2026 sebesar Rp4,035 triliun, turun 2% dari Rp4,117 triliun per Desember 2025. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas perseroan per Maret 2026, masing-masing sebesar Rp2,87 triliun dan Rp1,16 triliun. (konrad)

