STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) membukukan laba bersis sebesar Rp1,70 triliun (Rp21,75 per saham) pada tahun 2025, tumbuh 42% jika dibandingkan Rp1,19 triliun (Rp14,64 per saham) pada tahun 2024.
Berdasarkan laporan keuangan Desember 2025 yang dipublikasikan, Kamis 26 Februari 2026, pendapatan bunga dan syariah bersih BNII mencapai Rp7,22 triliun pada 2025, naik 1,63% dari Rp7,10 triliun pada tahun 2024.
Total kredit yang disalurkan BNII sepanjang tahun 2025 mencapai Rp123,64 triliun, turun sekitar 3,1% dari periode sama tahun 2024.
Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun BNII sebesar Rp116,93 triliun pada tahun 2025, turun 2,36% dibandingkan Rp119 triliun pada tahun 2024.
Rasio kredit bermasalah (NPL) gross BNII membaik menjadi 2,2% pada tahun 2025, dari 2,7% pada tahun 2024. NPL net BNII turun menjadi 1,3% dari 1,4%.
Total asset BNII pada 2025 sebesar Rp193,71 triliun, turun 1,75% dari Rp197,17 triliun pada tahun 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas BNII pada tahu 2025, masing-masing sebesar Rp160,63 triliun dan Rp33,08 triliun. (konrad)
