back to top

Cimory Cetak Laba Bersih Rp2,03 Triliun pada 2025, Tumbuh 33,80%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau disebut Cimory berhasil meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 33,80% menjadi Rp2,03 triliun pada 2025. Penjualan bersih juga mengalami kenaikan sebesar 18,82% menjadi Rp10,72 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba bersih yang signifikan tersebut ditopang oleh peningkatan kontribusi penjualan dari segmen produk olahan susu (dairy) dan makanan konsumsi (consumer foods). Segmen Produk Olahan Susu mencetak kenaikan penjualan menjadi Rp4,07 triliun.  Sedangkan segmen Makanan Konsumsi mencetak pertumbuhan penjualan menjadi Rp6,65 triliun.

Direktur Utama CMRY Farell Sutantio dalam siaran pers, Jumat 27 Februari 2026 mengatakan, sepanjang tahun 2025, Cimory berhasil mencatatkan kinerja positif yang didukung oleh inovasi produk, perluasan saluran distribusi dan pasar ekspor, serta peningkatan efisiensi operasional.

“Kinerja tahun ini menunjukkan bahwa Perseroan fokus dalam keberlanjutan pertumbuhan yang kuat dan kepemimpinan dalam bidang inovasi produk melalui peluncuran berbagai produk makanan dan minuman premium berbasis protein bagi masyarakat Indonesia,” kata Farell.

Total aset Perseroan tercatat meningkat menjadi Rp8,74 triliun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp8,19 triliun. Dengan rincian terdiri dari aset lancar menjadi Rp 4,19 triliun dan aset non lancar menjadi Rp4,55 triliun.

Sedangkan, total liabilitas pada tahun 2025 menjadi Rp1,96 triliun. Adapun liabilitas jangka pendek mencapai Rp1,88 triliun dan liabilitas jangka panjang menjadi Rp74,14 miliar. Total Ekuitas Perseroan tumbuh menjadi sebesar Rp6,78 triliun.

Dari sisi arus kas, jelas Farrel, Perseroan berhasil meningkatkan arus kas bersih dari aktivitas operasi dalam posisi surplus pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp 1,91 triliun, meningkat sebesar 10,32% dibandingkan tahun 2024.

Menurut Farell, peningkatan yang signifikan pada akun arus kas bersih dari aktivitas operasi ini terutama disebabkan oleh penerimaan kas dari pelanggan yang meningkat sebesar 17,56% menjadi Rp10,58 triliun pada tahun 2025. Dengan tingkat posisi kas dan setara kas sebesar Rp 947,92 miliar pada tahun 2025, Perseroan memiliki posisi keuangan yang solid untuk mendukung ekspansi bisnis Perseroan.

Pada aspek sosial, lanjut Farell, Perseroan berkomitmen untuk menciptakan dampak sosial yang positif bagi masyarakat. Perseroan memberikan perhatian yang besar terhadap aspek Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG) untuk menjamin kelangsungan usaha Perseroan. “Perseroan memiliki Pilar Keberlanjutan yang terdiri dari Pelestarian Lingkungan, Bisnis yang Inklusif dan Keberlanjutan, Integritas Produk dan Kesejahteraan Karyawan,” ujarnya.

Hingga saat ini, terdapat lebih dari 10.000 perempuan yang bergabung dalam program Miss Cimory yang tersebar di seluruh pulau Jawa, Bali, Sumatera dan Sulawesi. Melalui program ini, Perseroan telah menciptakan dampak berkelanjutan jangka panjang (multiplier effect) dengan mendukung lebih dari 10.000 anak agen Miss Cimory dalam melanjutkan pendidikan pada jenjang dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi.

Selain itu, Perseroan juga bermitra dengan lebih dari 18.000 peternak sapi lokal. Hal ini menunjukkan strategi bisnis Perseroan yang inklusif dan berkelanjutan yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan ekonomi lokal.

Pada aspek lingkungan, demikian Farell,  Perseroan memperkuat komitmen terhadap efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon melalui instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada fasilitas produksi olahan susu. Melalui pemasangan PLTS tersebut, fasilitas produksi olahan susu diperkirakan dapat mengurangi sekitar 210-ton CO₂ per bulan.

Pada 2025,  papar Farell, Perseroan berhasil masuk ke dalam acuan indeks IDX80, Kompas100, IDX ESG Leaders, IDX ESG Sector Leaders KEHATI dan IDX ESG Quality 45 KEHATI. Perseroan meraih penghargaan sebagai Indonesia’s Best Managed Companies dari Deloitte, Forbes Asia: 200 Best Under A Billion, 500 Fortune Southeast Asia, ESG Awards, dan Indonesia Corporate Sustainability Awards. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kinerja Positif, Penjualan dan Laba Salim Ivomas (SIMP) Tumbuh pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) hari...

Tumbuh 15,26%, Jaya Real Property (JRPT) Bukukan Laba Rp1,30 Triliun di 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Emiten pengembang properti, PT Jaya Real Property...

VKTR Teknologi Rugi Rp11,37 Miliar, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT VKTR Teknologi Tbk (VKTR) mencatat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru