STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengumumkan, pihaknya telah resmi menjual segmen bisnis teh dengan merek “Sariwangi” kepada PT Savoria Kreasi Rasa pada tanggal 2 Maret 2026.
Corporate Secretary UNVR Mario Abdi Amrillah dalam keterangan, Selasa 3 Maret 2026 mengatakan, Perseroan telah menyelesaikan penjualan bisnis teh SariWangi Perseroan kepada pihak pembeli yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, yaitu PT Savoria Kreasi Rasa. Ini sesuai dengan ketentuan Perjanjian pengalihan bisnis terkait Jual Beli Bisnis “SariWangi” pada tanggal 6 Januari 2026.
“Perseroan telah menandatangani seluruh dokumen yang diperlukan secara hukum dan kontraktual demi penyelesaian transaksi, serta telah menerima pembayaran secara penuh dari pembeli sehubungan dengan penjualan bisnis teh Sariwangi dan transaksi tersebut,” kata Mario dalam keterangannya.
Mario menegaskan bahwa transaksi tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Menurut Mario, penjualan bisnis teh SariWangi tersebut akan memungkinkan Perseroan untuk merealisasikan nilai investasinya dalam bisnis teh di Indonesia dan mengembalikan nilai tersebut kepada para pemegang sahamnya dalam jangka pendek, serta berfokus pada bisnis inti Perseroan yang tersisa guna meningkatkan nilai bagi para pemegang saham dalam jangka panjang.
Sebelumnya, pada 6 Januari 2026, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Savoria Kreasi Rasa telah menandatangani Perjanjian Pengalihan “Sariwangi”. Berdasarkan perjanjian, para pihak menyepakati nilai transaksi Rp1,5 triliun.
Adapun nilai transaksi tersebut merupakan 45% dari ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan per 30 September 2025. Pasca penjualan bisnis Sariwangi, Unilever pun kini berfokus pada bisnis inti yang tersisa guna meningkatkan nilai bagi para pemegang saham dalam jangka panjang. (konrad)
