back to top

Dua Pengendali Kuasai 83% Saham Paramita Bangun Sarana (PBSA) per Februari 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) telah merilis laporan bulanan rekapitulasi kepemilikan saham. Data ini menunjukkan posisi pemegang saham pada akhir Februari 2026.

Total saham disetor dan ditempatkan emiten konstruksi ini mencapai 3 miliar lembar. Sebanyak 100% saham tersebut berada dalam penitipan kolektif Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Terdapat dua entitas pemegang saham pengendali dengan kepemilikan di atas 5%. Keduanya menguasai total 2.511.610.600 lembar saham. Angka ini setara dengan 83,72% dari total saham beredar.

PT Ascend Bangun Persada menempati posisi sebagai pemegang saham terbesar. Perusahaan ini menggenggam 1.384.709.700 lembar saham. Porsi kepemilikannya mencapai 46,15%.

Posisi pengendali kedua dipegang oleh PT Sigma Mutiara. Entitas ini memiliki 1.126.900.900 lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan porsi 37,56%.

Sisa saham dikuasai oleh kelompok pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5%. Terdapat 7.266 pihak dalam kategori ini. Total kepemilikan kelompok ini mencapai 488.389.400 lembar atau 16,28%. Perseroan tercatat tidak memiliki saham treasuri (0%).

Dari jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, hampir seluruhnya tidak memiliki saham perusahaan. Hanya Direktur Alexander Sayidiman yang tercatat memiliki 800 lembar saham. Petinggi lain seperti Komisaris Utama Halim Susanto dan Direktur Utama Vincentius Susanto memiliki 0 saham.

Berdasarkan status pemodal, pemodal domestik sangat mendominasi. Investor nasional tercatat memegang 2,79 miliar lembar saham. Sementara itu, investor asing tercatat memiliki porsi 209,35 juta lembar. Sepanjang Februari 2026, terjadi perpindahan sekitar 7,74 juta lembar saham dari investor domestik ke investor asing.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Buat Belanja Modal, Indointernet Tambah Modal Anak Usaha Rp72  Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indointernet Tbk (EDGE) atau disebut Indonet...

PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS Mulai Rp5 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau...

Penurunan IHSG Berlanjut, Ambruk Lagi 3,27% ke 7.337,369

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru