back to top

Diserbu Ribuan Investor Baru, Intip Pemegang Saham Kakap BRMS: Ada Konglomerat Sugiman Halim hingga Nirwan Bakrie

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Minat masyarakat untuk berinvestasi di saham PT Bumi Resources Minerals Tbk makin menyala. Emiten tambang berkode BRMS ini sukses menjaring ribuan pemegang saham baru. Fakta ini terungkap dalam dokumen Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 28 Februari 2026.

Total pemegang rekening efek alias Single Investor Identification (SID) BRMS kembali mengalami lonjakan. Angkanya naik tajam menjadi 104.425 pihak pada akhir bulan lalu. Padahal, pada bulan sebelumnya jumlah investor tercatat hanya sebanyak 102.287 pihak. Artinya, ada penambahan 2.138 pemegang saham baru hanya dalam waktu satu bulan.

Lalu siapa saja penguasa saham perusahaan ini? Emirates Tarian Global rupanya belum tergeser dari posisi puncak. Perusahaan asal Grand Cayman ini tetap menggenggam kepemilikan saham paling besar. Porsinya mencapai 35,59 miliar lembar saham atau setara 25,1%.

Nama konglomerat Sugiman Halim juga anteng duduk di deretan pemegang saham kakap. Ia menguasai porsi 7,45% kepemilikan di BRMS. Angka ini mencerminkan koleksi sebanyak 10,56 miliar lembar saham.

Investor asing ukuran jumbo lainnya datang dari negara tetangga. Perusahaan bernama GlasTrust asal Singapura menahan kepemilikan sebanyak 10,78 miliar saham atau setara 7,6%.

PT CGS International turut memborong sedikit saham dan mencatatkan kepemilikan 7,43 miliar lembar. Persentase penguasaan mereka terpantau stabil di angka 5,2%. Sementara itu, PT Bumi Resources sendiri memegang porsi sebanyak 4,36 miliar saham. Angka ini mewakili 3,08% penguasaan atas BRMS.

Masyarakat umum alias investor ritel juga tidak mau ketinggalan mencicipi pergerakan saham BRMS. Kepemilikan publik non-warkat tercatat mencapai 73,03 miliar lembar. Jika dipersentasekan, angkanya sukses menyentuh 51,57%. Porsi saham publik berbentuk warkat hanya tersisa 100 lembar.

Perusahaan terus menjaga porsi saham yang beredar bebas di pasar. Jumlah saham free float tercatat menembus 66,95 miliar lembar. Porsi ini mewakili 47,22% dari total saham BRMS. Secara keseluruhan, total saham perseroan yang tercatat di bursa mencapai 141,78 miliar lembar.

Siapa sosok penting di balik perusahaan tambang raksasa ini? Dokumen resmi bursa mencatat nama Nirwan Dermawan Bakrie sebagai pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO). Ia mengendalikan kemudi perusahaan meski berstatus tidak memegang saham secara langsung.

Dari jajaran petinggi perusahaan, nama Herwin Wahyu Hidayat tercatat memiliki porsi saham pribadi. Direktur BRMS ini menguasai 2,32 juta lembar saham pribadinya. Porsi ini sangat kecil jika dibandingkan total saham beredar sehingga persentasenya tercatat 0%.

Menariknya, belasan direktur dan komisaris lainnya sama sekali tidak mengoleksi saham perusahaan. Nama-nama beken mulai dari Gories Mere, Agoes Projosasmito, hingga Adika Nuraga Bakrie tercatat tidak memegang satu lembar pun saham perseroan.

Pengelolaan dan pencatatan data pemegang efek perseroan dilakukan bekerjasama dengan Biro Administrasi Efek PT Ficomindo Buana Registrar. Pihak manajemen memastikan seluruh penyajian laporan kepemilikan investasi ini valid dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Semua informasi dalam LBRE telah dimuat secara lengkap dan benar, tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar,” tegas Muhammad Sulthon, Direktur dan Corporate Secretary BRMS, dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (11/3/2026).

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Lepas Suspensi, Saham LUCY Boleh Diperdagangkan Lagi Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara...

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Pilarmas Sekuritas Rekomendasikan Beli TKIM, MDKA, hingga INKP

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga sebagian besar saham berhasil rebound...

Intip Penguasa Saham GOLD: Tower Bersama Genggam 51%, Trio Konglomerat Jadi Pemilik Manfaat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru