IHSG Berpotensi Melemah, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘ACC BUY’ 10 Saham Ini! Ada WIIM, HMSP hingga EMAS 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak melemah pada perdagangan Senin (6/4/2026). Pergerakan indeks diperkirakan berada di rentang 6.850 hingga 7.350.

Proyeksi tersebut disampaikan Retail Research & Investment Bahana Sekuritas, Dimas Wahyu Putra Pratama, CTA, dalam riset yang dirilis hari ini. Ia menilai kondisi pasar global dan domestik masih dibayangi berbagai sentimen yang menekan laju indeks.

“Secara teknikal IHSG Senin 6 April 2026 diperkirakan akan bergerak melemah,” ujar Dimas.

Sejumlah sektor dinilai menarik untuk dicermati pelaku pasar sebagai penyeimbang. Sektor tersebut mencakup IDXTECH, IDXFIN, IDXNCYC, IDXHEALTH, IDXBASIC, dan IDXTRANS.

Pada perdagangan Kamis (2/4/2026), IHSG ditutup melemah tajam sebesar 157,655 poin. Indeks anjlok 2,19% ke level 7.026,782 dari penutupan Rabu (1/4/2026) di level 7.184,438. IHSG bahkan sempat menyentuh level terendah harian di 7.019,234.

Turunnya IHSG dipicu oleh harga saham 530 emiten yang berakhir di zona merah. Saham pemberat indeks antara lain BREN yang turun 12,73%, AMMN terkoreksi 8,29%, dan BYAN melemah 6,78%. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp813 miliar.

Kondisi pasar global memberikan sentimen yang cukup menantang. Bursa Wall Street dan sebagian bursa Asia ditutup karena libur Paskah pada Jumat (3/4/2026). Namun, harga minyak dunia melonjak tajam akibat eskalasi konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman fisik menyentuh level USD 141,36 per barel. Posisi ini merupakan yang tertinggi sejak krisis keuangan global tahun 2008. Blokade Selat Hormuz oleh militer Iran menjadi kekhawatiran utama bagi pasokan energi dunia.

Dari sisi domestik, pemerintah bersiap memberlakukan kebijakan B50 mulai 1 Juli 2026. Program biodiesel ini merupakan bagian dari upaya kemandirian dan efisiensi energi nasional. Langkah ini diprediksi memberikan penghematan anggaran negara hingga Rp48 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Pertamina telah siap mengimplementasikan pencampuran ini. Kebijakan B50 berpotensi mengurangi penggunaan BBM berbasis fosil sebanyak 4 juta kiloliter. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memastikan pasokan CPO nasional mencukupi untuk kebutuhan 16 juta ton setahun.

Untuk perdagangan sepanjang Senin hingga Jumat pekan ini, Bahana Sekuritas merekomendasikan saham-saham berikut:

1. WIIM – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp1.700

  • Target Price 1: Rp2.000

  • Target Price 2: Rp2.200

  • Current Price: Rp1.805

2. HMSP – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp715

  • Target Price 1: Rp760

  • Target Price 2: Rp785

  • Current Price: Rp735

3. AADI – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp10.500

  • Target Price 1: Rp11.300

  • Target Price 2: Rp11.550

  • Current Price: Rp10.850

4. ADRO – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp2.400

  • Target Price 1: Rp2.600

  • Target Price 2: Rp2.700

  • Current Price: Rp2.500

5. DEWA – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp450

  • Target Price 1: Rp490

  • Target Price 2: Rp500

  • Current Price: Rp468

6. ANTM – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp3.550

  • Target Price 1: Rp3.750

  • Target Price 2: Rp3.850

  • Current Price: Rp3.640

7. TINS – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp3.250

  • Target Price 1: Rp3.520

  • Target Price 2: Rp3.660

  • Current Price: Rp3.380

8. BRMS – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp690

  • Target Price 1: Rp770

  • Target Price 2: Rp790

  • Current Price: Rp735

9. MDKA – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp3.150

  • Target Price 1: Rp3.390

  • Target Price 2: Rp3.520

  • Current Price: Rp3.260

10. EMAS – ACC BUY

  • Stop Loss Under: Rp8.000

  • Target Price 1: Rp8.425

  • Target Price 2: Rp8.650

  • Current Price: Rp8.200

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Pagi Ini Turun Lagi 1,12% di Bawah 7.000 Terbebani Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Rencana Delisting dan Go Private, BEI Suspensi Perdagangan Saham Solusi Tunas Pratama (SUPR)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (...

IHSG Terancam Uji Level 7.000, BNI Sekuritas Jagokan 6 Saham Ini: MEDC, BRMS hingga UNTR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru