STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Wynfield Global Ventures, salah satu pemegang saham di atas 5% PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) menambah porsi kepemilikan saham perusahaan tersebut dengan memborong sebanyak 3.500.000 lembar pada tanggal 1 April 2026.
Seperti dikutip dari laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 9 April 2026, Wynfield Global Ventures membeli saham SMDR pada harga Rp260 per unit dengan nilai transaksi Rp910 juta.
Pembelian saham ini dilakukan di atas harga pasar. Pada tanggal 1 April 2026, harga saham WGSH di bursa ditutup di Rp128 per lembar. Itu berarti, pembelian Bani Maulana lebih mahal Rp132 per unit dibandingkan harga di pasar reguler.
Tujuan transaksi adalah menambah investasi dengan status kepemilikan saham langsung. Pasca pembelian tersebut, kepemilikan Wynfield Global Ventures atas saham WGSH naik jadi 119.311.000 unit atau setara 11,44%. Adapun sebelum transaksi, kepemilikan Wynfield Global Ventures 115.811.000 unit atau 11,11%.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis 9 April 2026 hingga pukul 09.30 WIB, saham WGSH tercatat naik 1,87% menjadi Rp109 per, dibanding sehari sebelumnya Rp107 per unit. Selama sepekan, saham WGSH turun sebesar 17,69%, dari posisi Rp130 per saham menjadi Rp107 per saham.
Seperti diketahui, PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) didirikan tahun 2015 untuk menyediakan produk dan layanan Teknologi Informasi (TI) untuk usaha kecil-menengah. Tahun 2020, perseroan beralih ke model bisnis Venture Builder, yang mengakomodasi sumber daya, modal, dan fasilitas, untuk meluncurkan startup.
WGSH adalah anak perusahaan dari PT Walden Global Services. Beberapa usaha perusahaan adalah Kisahruang (platform desain interior online), Got Beef? (Pusat makanan cepat saji kontemporer), Mythologic Studio (studio animasi 3D), Tweak Move! (Ruang kebugaran sesuai permintaan), Sandbox (produk IoT untuk kantor, ritel, dll), Techpolitan (universitas cloud), Whizliz (platform perhiasan online), dll. (konrad)
