spot_img

Emiten Pertambangan Milik Prajogo Pangestu (CUAN) Siap RUPS, Bicara Penggunaan Laba dan Dana IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) atau disebut Petrindo, emiten pertambangan milik konglomerat Prajogo Pangestu itu mengumumkan bahwa Perseroan akan mengadakan RUPST dan RUPSLB pada tanggal 26 Juni 2026.

Adapun beberapa agenda RUPST adalah persetujuan laporan keuangan dan laporan tahunan Perseroan untuk tahun buku 2025 dan pengesahan neraca dan perhitungan laba rugi konsolidasian Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

Berikut, persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025. Kemudian, bicara mengenai laporan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana (IPO) CUAN, dan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Petrindo Jaya Kreasi Tahap I Tahun 2025, Obligasi Berkelanjutan I Petrindo Jaya Kreasi Tahap II Tahun 2025, Sukuk Berkelanjutan I Tahap I tahun 2025 dan Sukuk Berkelanjutan I Tahap II tahun 2025.

Sebagai catatan, CUAN mengantongi laba bersih sebesar US$151,99 juta pada 2025, turun sekitar 10,5% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai US$169,97 juta. Penurunan laba ini akibat pembengkakan biaya operasional dan beban keuangan.

Menurut laporan keuangan CUAN, CUAN berhasil membukukan pendapatan sebesar US$1,21 miliar pada 2025, melonjak sekitar 51,6% dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar US$801,72 juta.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba bruto CUAN juga terkerek naik menjadi US$159,97 juta dari sebelumnya US$117,86 juta. Laba usaha tumbuh moderat dari US$216,24 juta pada 2024 menjadi US$239,07 juta pada 2025.

Kenaikan ini didorong oleh efisiensi di pos pendapatan operasi lainnya, meskipun beban penjualan serta beban umum dan administrasi mengalami peningkatan. Meskipun pendapatan dan laba usaha tumbuh, laba neto tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru mengalami penurunan sekitar 10,5%.

Penurunan laba bersih ini terutama disebabkan oleh lonjakan drastis pada pos beban keuangan. Tercatat, beban keuangan CUAN membengkak hampir dua kali lipat menjadi US$96,07 juta pada 2025, dibandingkan US$48,96 juta pada tahun 2024.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Indo Boga Sukses (IBOS) Siap Rombak Susuan Komisaris dan Direksi periode 2026-2031

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Indo Boga Sukses Tbk...

Orang Dalam Ini Kembali Akumulasi Saham DSNG

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Timotheus Arifin C, IR menambah porsi...

Catat Jadwalnya! INCO Tebar Dividen 60% Laba Bersih, Pemegang Saham Terima USD 0,00433 per Lembar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru