spot_img

BTN Gandeng Pinhome, Cari Rumah dan Ajukan KPR Kini Bisa dalam Satu Aplikasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjalin kerja sama strategis dengan PT Properti Solusi Manajemen (Pinhome) untuk memperluas akses kepemilikan rumah melalui layanan digital.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) mengenai digitalisasi proses kredit konsumer di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (4/6).

Kerja sama ini mencakup pemasaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah baru, rumah second, serta fasilitas take over kredit. Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat mencari properti sekaligus mengajukan pembiayaan rumah dalam satu ekosistem layanan yang terintegrasi.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis perseroan untuk menjawab perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan platform digital dalam mencari hunian dan layanan keuangan.

“BTN terus bertransformasi mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan Pinhome menjadi bagian dari upaya kami memperluas akses pembiayaan rumah yang lebih mudah, cepat, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini, khususnya generasi muda yang sangat akrab dengan teknologi digital,” ujar Nixon.

BTN memiliki pengalaman panjang dalam mendukung kepemilikan rumah di Indonesia. Sejak 1976, perseroan telah menyalurkan sekitar 6 juta unit KPR kepada masyarakat di berbagai daerah.

Menurut Nixon, pengalaman tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan pelaku digital yang memiliki jangkauan luas kepada calon pembeli rumah. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat akuisisi debitur sekaligus memperluas penetrasi pasar KPR non-subsidi.

“Ekosistem properti saat ini semakin digital. Karena itu, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kanal-kanal yang memang menjadi pilihan mereka dalam mencari rumah dan memperoleh informasi pembiayaan,” kata Nixon.

Pinhome merupakan platform properti digital yang menyediakan layanan jual beli dan sewa properti, pembiayaan properti, hingga berbagai layanan hunian dalam satu aplikasi.

Setiap tahun, Pinhome mencatat ribuan leads KPR dan take over dari masyarakat yang ingin memulai proses pembiayaan rumah. Melalui layanan konsultasi yang tersedia, calon debitur dapat memperoleh informasi produk, simulasi pembiayaan, hingga pendampingan selama proses pengajuan kredit sebelum diteruskan ke perbankan.

Nixon menilai kerja sama tersebut akan memberikan pengalaman yang lebih sederhana bagi masyarakat dalam mengakses layanan pembiayaan rumah.

“Yang kami bangun bukan hanya kerja sama pemasaran KPR. Kami ingin menciptakan journey pembiayaan rumah yang end-to-end dan seamless sehingga masyarakat bisa mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman sejak mencari properti hingga proses pengajuan kredit,” jelas Nixon.

Menurut Nixon, pendekatan tersebut semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan generasi milenial dan Gen Z terhadap layanan yang cepat, praktis, dan berbasis digital.

Dengan jutaan pencari properti aktif yang mengakses platform digital setiap bulan, Pinhome dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas jangkauan pemasaran KPR BTN sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis pembiayaan rumah secara berkelanjutan.

“Generasi muda merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri perumahan. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan akses informasi dan pembiayaan yang lebih mudah sehingga impian memiliki rumah dapat terwujud lebih cepat,” tutur Nixon.

Selain mendukung pertumbuhan bisnis, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat Indonesia.

Ke depan, BTN dan Pinhome akan terus mengembangkan kolaborasi dalam penguatan mortgage ecosystem dan ekosistem properti digital. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas layanan KPR digital, meningkatkan akuisisi debitur, serta mendukung pertumbuhan industri perumahan yang berkelanjutan.

“Pada akhirnya, tujuan utama kami adalah menghadirkan solusi kepemilikan rumah yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Dengan kolaborasi yang tepat, kami optimistis akses pembiayaan perumahan akan semakin luas dan mampu mendorong pertumbuhan sektor properti nasional,” ucap Nixon.

CEO Founder Pinhome, Dayu Dara Permata, mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan kemudahan akses pembiayaan perumahan melalui teknologi digital.

“Melalui aplikasi Pinhome, kami berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan akses, memahami pilihan pembiayaan, dan menjalani proses pengajuan KPR maupun take over secara lebih mudah dan terarah. Pinhome memiliki fitur Simulasi KPR dan KPR Take Over yang memberikan rincian jelas mengenai simulasi dan biaya yang diperlukan. Selain itu, tersedia fitur Konsultasi KPR agar pengguna memperoleh pendampingan yang tepat dalam proses pengajuan,” ujar Dayu.

Dayu menambahkan, mayoritas pengguna Pinhome merupakan masyarakat usia produktif yang tengah berupaya meningkatkan kualitas hidup, termasuk mewujudkan kepemilikan rumah.

“Melalui kolaborasi dengan BTN, kami ingin membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan mempermudah generasi muda untuk mewujudkan rumah impian mereka,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BOS BRI Hery Gunardi Ungkap Tantangan Baru Perbankan, AI Jadi Penentu Loyalitas Nasabah

STOCKWATCH.ID (YOGYAKARTA) – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial...

Desa Ketapanrame Jadi Bukti Sukses Program Desa BRILiaN, Wisata dan UMKM Dorong Ekonomi Lokal

STOCKWATCH.ID (MOJOKERTO) – Desa Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten...

Champion Pacific Indonesia (IGAR) Bidik Penjualan Rp1,06 Triliun di 2026, Siap Tambah Pasar Industri Farmasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru