spot_img

Investor Perorangan Ini Serok 1,4% Saham DEWI di Bawah Harga Pasar, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sujito Ngatiman, pemegang saham perorangan PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), menambah porsi kepemilikan dengan memborong sebanyak 6,5 juta unit (1,4%) saham perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 22 Mei 2026.  Sujito Ngatiman membeli saham DEWI pada harga Rp120 per lembar atau di bawah harga pasar.

Pembelian  saham DEWI  dilakukan Sujito Ngatiman di bawah harga pasar. Pada 22 Mei 2026, saham DEWI ditutup di Rp122 per unit.  Itu berarti, Sujito Ngatiman membeli saham DEWI lebih murah Rp2 per unit dibanding harga di pasar reguler.

Seperti dikutip dari laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke BEI, Rabu 10 Juni 2026,  tujuan Sujito Ngatiman membeli saham DEWI adalah untuk menambah investasi dengan status kepemilikan saham langsung,

Setelah pembelian tersebut, kepemilikan saham Sujito Ngatiman atas DEWI bertambah menjadi  153.722.100 unit atau setara 7,69%, dari sebelumnya sebesar 125.818.800 unit atau setara 6,29% saham .

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham DEWI  ditutup naik 1,74% jadi Rp117 per unit pada Rabu, 10 Juni 2026. Selama perdagangan sepekan, harga saham DEWI turun 0,84%,. Jika dibandingkan antara harga 7 Mei 2026 sebesar Rp238  per unit terhadap penutupan  hari ini, maka saham DEWI telah turun sebesar 13,33%.

Seperti diketahui, PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) didirikan pada tahun 2019 di Cianjur, Jawa Barat. Perusahaan ini mulai beroperasi secara komersial pada tahun yang sama. Perusahaan ini bergerak dalam industri peternakan ayam broiler, pemotongan, penyimpanan dingin, dan perdagangan di fasilitasnya di Cianjur.

Perusahaan ini mendapat izin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menjamin semua produk dagingnya halal. Perusahaan memproduksi daging ayam dalam berbagai potongan (drumstick, dada, paha, boneless, skinless, dll) untuk mengakomodir kebutuhan industri makanan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Astra International (ASII) Siapkan Dana Jumbo Rp8 Triliun untuk Buyback Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Astra International Tbk (ASII) berencana melakukan...

RUPST Aspirasi Hidup Indonesia (ACES) Setujui Dividen Rp548,02 Miliar, 82% dari Laba 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT...

Free Float BNBR Tembus 32,15%, Trio Aburizal, Indra, dan Nirwan Bakrie Tetap Sebagai UBO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Jumlah pemegang saham PT Bakrie & Brothers...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru