spot_img

Pefindo Sematkan Peringkat idA- untuk Obligasi dan Sukuk BWPT Tahun 2026, Prospek Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat idA- untuk Obligasi  Berkelanjutan II Tahun 2026 dengan jumlah penerbitan maksimum Rp1 triliun dan peringkat idA-(sy) untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahun 2026 dengan jumlah maksmimum Rp1,5 triliun

“Kami juga menegaskan peringkat idA- untuk perusahaan dan obligasi yang masih beredar dengan prospek stabi,” tulis Direksi Pefindo dalam laporan yang disampaikan, Senin 6 Juli 2026.

Menurut Pefindo, peringkat ini mencerminkan profil pengelolaan operasional BWPT yang kuat, permintaan minyak sawit yang stabil, dan profil keuangan yang relatif kuat. Peringkat tersebut dibatasi oleh profil Perkebunan perusahana yang relatif moderat dan paparan terhadap fluktuasi harga komoditas dan perubahan cuaca.

Peringkat ini, papar Pefindo; dapat dinaikan jika BWPT dapat mencapai target pendapatan dan EBITDA yang ditargetkan yang didorong oleh perbaikan profil Perkebunan dengan mempertahankan profil keuangannya yang relative kuat. Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika pendapatan dan EBITDA Perusahaan jauh dibawah proyeksi sebagai akibat dari biaya yang lebih tinggi dan kuantitas produksi yang lebih rendah dari yang diharapkan.

“Peringkat juga dapat diturunkan jka BWPT menambah utang yang jauh lebih tinggi tanpa diikuti oleh profil bisnis yang lebih kuat,” tulis Pefindo dalam laporannya.

Efek utang dengan peringkat idA- mengindikasikan kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas utang tersebut dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia adalah kuat . Walaupun demikian, kemampuan emiten akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan emiten yang peringkatnya lebih tinggi,.

Menurut Direksi Pefindo, Tanda (-) meunjukkan peringkat yang diberikan relative lemah dan dibawah rata-rata kategori yang bersangkutan. Akhiran (sy) memiliki makna peringkat mempersyaratkan pemenuhan prinsip syariah

- Advertisement -

Artikel Terkait

LION Tak Perpanjang Fasilitas Kredit Bank Mandiri, Begini Kondisi Keuangannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Lion Metal Works Tbk (LION) memutuskan...

Bank Mandiri (BMRI) Lunasi Pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan I Tahun 2023 Seri A Rp1,95 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melunasi pokok...

Global Mediacom (BMTR) Siapkan Rp672,620 Miliar Lunasi Pokok Obligasi dan Sukuk Jatuh Tempo

STOCKATCH.ID (JAKARTA)- PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berencana untuk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru