spot_img

Jatuh Tempo, Obligasi dan Sukuk Adira Finance Seri B (ADMF) Tak Lagi Diperdagangkan di BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2023 Seri B senilai Rp410 miliar dan pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2023 seri B senilaiRp141 miliar. Seperti dikutip dalam prospektus penawaran umumi, obligasi dan sukuk seri B jatuh tempo pada 7 Juli 2026.

“Mulai hari ini, tanggal 7 Juli 2026 maka efek sebagai berikut tidak tercatat dan tidak dapat diperdagangkan lagi melalui Bursa Efek Indonesia,” tulis Vera Florida, Kepada Divisi Penilaian Perusahaan  I BEI dalam pengumumantertulis, Senin 6 Juli 2026.

Dokumen ini adalah dokumen resmi PT Bursa Efek Indonesia yang tidak memerlukan tandatangan karena dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan secara elektronik. PT Bursa Efek Indonesia bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera didalam dokumen.

Seperti diketahui, Obligasi VI ADMF Tahap I Tahun 2023 sebesar Rp1,7 triliun diterbitkan pada bulan Juli tahun 2023. Obligasi tersebut terdiri atas seri, A dengan jumlah pokok sebesar Rp405 miliar memiliki tenor 370 hari dan bunga  5,5% per tahun, seri  B senilai Rp410 miliar dengan jangka waktu tiga tahun dan bunga 6% per tahun, dan seri C Rp885 miliar berjangka waktu lima tahun dengan ingkat bunga 6,25% per tahun.

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari Jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan), sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masingmasing seri akan dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2023 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 17 Juli 2024 untuk Seri A, tanggal 7 Juli 2026 untuk Seri B, dan tanggal 7 Juli 2028 untuk Seri C yang juga merupakan Tanggal Pelunasan dari masing-masing Seri Pokok Obligasi.

Adapun sukuk ADMF V Tahap I Tahun 2023 senilai Rp300 miliar terdiri atas seri A dengan jumlah Dana Sukuk Mudharabah yang ditawarkan adalah sebesar Rp64 miliar berjangka waktu 370 hari, seri dengan jumlah Dana Sukuk Mudharabah yang ditawarkan adalah sebesar Rp141 miliar memiliki tenor 36  bulan atau tiga tahun, dan seri C dengan Jumlah Dana Sukuk Mudharabah yang ditawarkan sebesar Rp95 miliar berjangka waktu lima tahun.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi Obligasi VI ADMF Tahap I 2023 dan Sukuk V ADMF Tahap I Tahun 2023 adalah PT DBS Vickers Sekuritas  Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT UOB Kay Hian Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), serta  Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebagai wali amanat obligasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pudjiadi and Sons (PNSE) Jual Aset Tetap Anak Usaha di Bali Senilai Rp89,816 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Pudjiadi And Sons Tbk (PNSE )...

Penguatan IHSG Berlanjut, IHSG Pagi Ini Naik 0,23% ke Level 5.929,644

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali...

Ekuitas Pulih, BEI Izinkan Saham Singaraja Putra (SINI) Kembali Diperdagangkan Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru