spot_img

Divestasi 6,95% Saham BRRC di Bawah Harga Pasar, Pengendali Kantongi Cuan Miliaran

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Pemegang saham pengendali sekaligus Direktur PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC)  Ari Sudarsono mengurangi kepemilikan dengan menjual  sebanyak 69.089.408  unit (6,957%) sahamnya  di emiten produsen tepung roti tersebut pada 6 Juli 2026.

Harga saham BRRC pada perdagangan 6 Juli 2026 ditutup di posisi Rp58 per saham. Itu berarti,  Ari Sudarsno selaku pengendali menjual saham BRRC lebih murah Rp8 per lembar  atau di bawah harga pasar. Meski begitu, Ari Sudarsono tetap menguasai 35,47% hak suara di BRRC.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Selasa 7 Juli 2026,  Ari Sudarsono selaku pengendali menjual saham BRRC di harga Rp50 per unit senilai Rp3,45 miliar. Tujuan transaksi adalah untuk  perkembangan bisnis ke depan.

Setelah penjualan saham tersebut, porsi kepemilikan Ari Sudarsono terhadap saham BRRC turun menjadi 352.846.648 unit atau setara 35,47% dari sebelumnya sebesar 421.936.056 unit atau setara dengan 42,42% saham.

Hingga kuartal I 2026, BRRC membukukan laba bersih sebesar Rp1,4 miliar, naik 27,3% jika dibandingkan Rp1,1 miliar pada kuartal I 2025. Meski laba tumbuh, pendapatan bersih Perseroan turun 2,8% jadi Rp31,1 miliar pada kuartal I 2026, dati Rp32 miliar kuartal I 2025.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa 7 Juli 2026, saham BRRC ditutup naik 3,45% menjadi Rp60 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp58 per unit. Selama periode sepekan, saham BRRC telah turun 13,2%. Jika dibandingkan antara harga 8 Juni sebesar Rp51 per unit terhadap penutupan kemarin, maka saham emiten produsen tepung terigu tersebut telah meningkat  sebesar 17,64%.

Seperti diketahui, PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC)  adalah perusahaan yang didirikan berdiri pada tahun 2015 di Kota Bogor, Jawa Barat. Perusahaan ini memproduksi tepung roti untuk memenuhi kebutuhan industri roti di seluruh Indonesia.

Perusahaan tersebut memiliki tiga merek tepung roti yang berbeda: yakni Royal Breadcrumb Mix (produk berkualitas tinggi), Eco Royal Mix (segmen ekonomis), dan RYL Series (khusus untuk industri pengolahan daging).

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Respons Indonesia Masuk Watchlist S&P DJI, Siap Jawab Concern Evaluasi Pasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons keputusan...

Direktur AMMN Anthony Robert Mathias Tambah Porsi Kepemilikan Saham, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Anthony Robert Mathias, salah seorang Direktur PT...

IHSG ke Zona Merah, Turun 0,99% ke Level 5.927,256 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru