STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Anthony Robert Mathias, salah seorang Direktur PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), menambah kepemilikan atau investasi dengan memborong 272.700 lembar saham perusahaan tambang mineral emas tersebut pada tanggal 7 Juli 2026.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Manajemen ke BEI, Rabu 8 Juli 2026 , Anthony Robert Mathias mengakumulasi saham AMMN dalam tiga kali transaksi pada kisaran harga Rp3.480-Rp3.510 per lembar. Tujuan transaksi adalah investasi pribadi atas saham emiten tambang tembaga dan emas tersebut dengan kepemilikan langsung.
Kepemilikan saham Anthony Robert Mathias atas AMMN pasca transaksi tersebut meningkat menjadi 1.686.300 unit atau 0,002% dari sebelumnya sebesar 1,413.600 unit atau 0,002%.
“Dengan ini, saya melaporkan bahwa saya telah memiliki saham Perusahaan Terbuka dengan rincian sebagai berikut. Pelaporan ini sesuai dengan ketentuan Pasal Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK POJK 4/2024,” tulis anthony dalam keterangan tertulisnya.
Perusahaan ini berhasil membenahi keuangannya selama Januari-Maret 2206. Buktinya, AMMN mampu membukukan laba US$160,16 juta pada kuartal I 2026. Di periode yang sama tahun 2025, AMMN menderita rugi bersih US$138,76 juta. Pendapatan bersih AMMN tumbuh 37,937% jadi US$807,91 juta pada kuartal I 2026, dari US$2,124 juta pada periode sama 2025.
Hingga pukul 09.55 WIB perdagangan sesi I di BEI, Rabu 8 Juli 2026, saham AMMN tercatat turun 2,81% menjadi Rp3.460 per unit dibading sehari sebelumnya di Rp3.560 per unit. Selama sepekan, saham AMMN naik 6,06%. Jika dibandingkan antara harga 8 Juni 2026 sebesar Rp3.150 terhadap penutupan kemarin, saham emiten tambang mineral emas ini naik 13,02%.
Sekedar informasi, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) merupakan perusahaan tambang tembaga dan emas yang telah beroperasi sejak pada tahun 2000. Lokasi konsesi Perseroan berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, bernama Batu Hijau Mine. Perusahaan ini memiliki empat unit bisnis, yaitu Amman Mineral Nusa Tenggara, Amman Mineral Integrasi, Amman Mineral Industri, dan Amman Nusa Propertindo.

